BERTUAHPOS.COM — Transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintahan Digital (Pemdi) adalah bagian dari penguatan sistem pemerintah berbasis elektronik di Indonesia. Langkah ini menitikberatkan pada kemudahan akses serta pelibatan masyarakat secara langsung dalam perancangan layanan publik digital.
Asisten Deputi Perumusan Strategi dan Kebijakan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Agi Agung Galuh Purwa, menegaskan bahwa arah baru ini selaras dengan Asta Cita.
“Pemdi lebih berfokus kepada kebutuhan masyarakat. Kita harapkan masyarakat lebih aktif sebagai partisipan dalam layanan digital pemerintah,” ujarnya saat kick-off Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital tahun 2026 secara virtual, Kamis, 25 Juni 2026.
Agi Purwa menjelaskan bahwa keberhasilan layanan digital tidak cukup hanya mengandalkan pemanfaatan teknologi semata. Pemerintah justru menekankan pentingnya kemudahan penggunaan dan inklusivitas agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Konsep sistem pemerintah berbasis elektronik versi Pemdi ini menempatkan warga sebagai mitra aktif. Masyarakat didorong untuk turut serta dalam proses desain hingga implementasi layanan, bukan sekadar menjadi penerima pasif.
Senada dengan hal itu, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah, Cahyono Tri Birowo, menyampaikan bahwa Pemdi merupakan kerangka transformasi yang memanfaatkan data dan teknologi digital. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas layanan demi tercapainya visi pembangunan nasional.
Cahyono menekankan bahwa sistem pemerintah berbasis elektronik tidak boleh hanya menjadi domain unit teknologi informasi semata. “Bukan hanya unit yang mengelola TIK saja, tapi juga pengguna layanan, unit pemilik layanan, dan lainnya,” katanya.
Artinya, seluruh instansi dan pemangku kepentingan wajib terlibat aktif dalam menjalankan roda transformasi digital ini. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar penerapan sistem pemerintah berbasis elektronik berjalan optimal.
Lebih jauh, Cahyono memaparkan bahwa Pemdi memiliki signifikansi besar bagi kemajuan bangsa. Selain untuk menyejahterakan rakyat, langkah ini juga bertujuan menjaga efisiensi anggaran negara.
Akselerasi pertumbuhan ekonomi pun menjadi target yang ingin dicapai melalui optimalisasi sistem pemerintah berbasis elektronik. Kepercayaan publik menjadi indikator utama keberhasilan yang ditandai dengan kepuasan masyarakat terhadap kemudahan layanan.
Pemprov Riau juga mengikuti kick-off Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital tahun 2026. Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur diutus untuk menghadiri acara itu secara virtual.









