• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Angelo Di Livio: Sepak Bola Kita Jadi Biasa Saja!

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
1 April 2026
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Angelo Di Livio: Sepak Bola Kita Jadi Biasa Saja!

Angelo Di Livio

153
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ANGELO Di Livio, legenda sayap Italia dan pemenang Piala Dunia 2006, kecewa atas kegagalan tragis Timnas Italia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Dirinya meluapkan kekecewaan itu dengan menyindir kualitas sepak bola Italia saat ini sudah jatuh ke level semenjana dan kehilangan identitas hebatnya di kancah internasional.

Langkah Azzurri terhenti secara menyakitkan di tangan Bosnia-Herzegovina dalam laga final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Bertanding di Stadion Zenica, Rabu, 1 Maret 2026 dini hari WIB, Italia menyerah lewat babak adu penalti dengan skor 1-4 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Nasib sial Italia bermula saat Alessandro Bastoni menerima kartu merah pada menit ke-41 akibat melanggar Amar Memic. Bermain dengan 10 orang membuat skuat asuhan Luciano Spalletti kewalahan hingga akhirnya dua eksekutor penalti, Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menuntaskan tugas mereka di babak tos-tosan. Kegagalan ini menjadi sejarah kelam karena Italia resmi absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun (2018, 2022, dan 2026).

Di Livio menilai keterpurukan tim nasional merupakan cerminan dari menurunnya kualitas kompetisi kasta tertinggi mereka, Serie A. Ia membandingkan era keemasannya saat Italia masih memiliki deretan maestro lapangan tengah yang mampu mengubah jalannya pertandingan. “Sepak bola Italia telah menjadi biasa saja,” ujar Di Livio, dikutip dari Tuttomercatoweb.

Baginya, mentalitas skuat saat ini sedang berada di titik nadir. “Menurut saya, lolos ke Piala Dunia seharusnya hal yang normal bagi tim nasional. Tetapi kita terjebak dalam situasi psikologis yang sulit keluar,” lanjutnya.

Menurutnya, Italia tidak lagi mencetak pemain kreatif yang lincah seperti era Alessandro Del Piero, Francesco Totti, atau Roberto Baggio. Kualitas liga domestik dianggap bertanggung jawab atas minimnya stok pemain bintang yang mampu menjadi pembeda.

“Ini juga bergantung pada liga kita, pada kualitas pemain: itulah kita, dan kadang itu sangat sulit. Kita tidak lagi memiliki pemain nomor 10, memang kita menemukan Pio Esposito, kita punya Kean… Tapi kita tidak lagi punya pemain yang bisa melewati lawan, hanya pemain biasa. Sekarang kita menanggung akibatnya,” tegas Di Livio.

Keterpurukan ini juga memicu tekanan besar terhadap Presiden FIGC (Federasi Sepak Bola Italia), Gabriele Gravina. Di Livio mendesak adanya perubahan struktural besar-besaran agar Italia tidak semakin tertinggal jauh dari negara-negara Eropa lainnya.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi jelas situasinya tidak bagus. Reformasi harus dilakukan agar bisa kompetitif lagi. Saya kecewa dan terpukul; sesuatu harus dilakukan,” katanya.***



 

Tags: olahragapiala duniasepak bola
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Super Tiket PB Djarum 2026, Sebanyak 36 Bibit Muda Bulutangkis Siap Ikuti Karantina
Lifestyle

Super Tiket PB Djarum 2026, Sebanyak 36 Bibit Muda Bulutangkis Siap Ikuti Karantina

...

Read moreDetails
Chelsea Berhasil Tekuk Brighton dengan Skor 4-3, Romeo Lavia jadi Pencetak Gol Pertama

Chelsea Berhasil Tekuk Brighton dengan Skor 4-3, Romeo Lavia jadi Pencetak Gol Pertama

Timnas Indonesia Gagal, PSSI Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Gagal, PSSI Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

Pemprov Riau Jual Aset Stadion Utama, Gubernur Wahid: Beberapa Kali Sudah Saya Tawarkan

Plt Gubri Ingin Stadion Utama Riau Seperti GBK, Perbaikan Fasilitas Bertahap

Pasar Pakaian Olahraga RI Berpotensi Tembus Rp58 Triliun pada 2030

Pasar Pakaian Olahraga RI Berpotensi Tembus Rp58 Triliun pada 2030

PSPS Pekanbaru Rekrut 5 Pemain Baru, Siap Tancap Gas di Liga 2 Musim 2025/2026

PSPS Pekanbaru Bangun Fondasi Jangka Panjang dengan Rekrut Tiga Pemain Muda

Next Post
Plt Gubernur Riau Ungkap Akar Persoalan Kenapa RUPSLB BRK Syariah Batam di Batalkan

Plt Gubernur Riau Ungkap Akar Persoalan Kenapa RUPSLB BRK Syariah Batam di Batalkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.