Survei: Masyarakat Indonesia Makin Takut Berpendapat

Jumat, 07 Mei 2021 12:23
Survei: Masyarakat Indonesia Makin Takut Berpendapat
Ilustrasi pengekangan kebebasan berpendapat. (islamtoday)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Masyarakat Indonesia semakin takut untuk menyuarakan pendapatnya. Ini menandakan kebebasan berpendapat di rezim ini bermasalah.

Hal ini sesuai dengan hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian, Pendidikan, Penerangan, Ekonomi dan Sosial Institute for Social and Economic Research, Education and Information (LP3ES).

Advertisement

Mereka merilis hasil survei yang dilakukan terkait isu-isu aktual, kontestasi partai politik serta kandidat Capres menuju 2024. 

Diantara bagian yang masuk dalam kajian survei yakni soal penilaian masyarakat, apakah pada masa sekarang ini semakin takut menyatakan pendapat, berekspresi, berkumpul dan berserikat?

Baca: Ini Alasan Polisi Menahan Habib Rizieq

Kesimpulan dalam survei itu, hanya 35,8 % masyarakat merasa setuju dan 16,3 % sangat setuju.

Sebagian besar masyarakat setuju bahwa ancaman kebebasan sipil meningkat dan mengakibatkan meningkatnya ketakutan masyarakat dalam berpendapat, berekspresi dan berkumpul dan berserikat sebagai fondasi penting kebebasan.

Saksikan Juga:

BACA JUGA:  Ini 4 Kementerian Jokowi yang Dianggap Layak Direshuffle

Sementara, ada 28,6% yang merasa kurang setuju dan 19,3% yang memilih untuk tidak mengetahui. Diketahui, survei ini dilakukan pada 8-15 April 2021 secara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur. 

Jumlah sampel 1.200 responden, terbagi secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih (penduduk usia dewasa) yang tercatat pada Pemilu 2019.

Sampel ditentukan dengan acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error: +/- 2,8% pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95%. (bpc2)

Saksikan Juga: