BERTUAHPOS.COM — Dinas Kesehatan Provinsi Riau kembali mengajukan tambahan 850 ribu masker kepada pemerintah pusat di tengah penanganan dampak kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pengajuan dilakukan setelah 102.400 masker yang tersedia sebelumnya, didistribusikan hingga Selasa (8/9/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan persediaan masker yang masih tersimpan saat ini sebanyak 21.300 pcs. Stok tersebut menjadi buffer stock untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
“Kita tetap siapkan buffer stock. Distribusi dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujar Zulkifli di Pekanbaru, Rabu (9/9/2026).
Dari total permintaan tambahan tersebut, sebanyak 800 ribu merupakan masker bedah dan 50 ribu lainnya masker N95. Diskes Riau mengajukan bantuan itu untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masker akibat kondisi asap di sejumlah daerah.
Sebelumnya, pemerintah pusat telah memberikan 100 ribu masker kepada Riau sebelum kabut asap melanda wilayah tersebut. Diskes Riau kemudian kembali mengajukan tambahan 10 ribu pcs yang juga telah disalurkan.
Sementara itu, distribusi masker yang telah dilakukan mencapai 102.400 pcs. Penyaluran tidak hanya menyasar masyarakat secara langsung, tetapi juga dilakukan melalui pemerintah daerah, instansi, organisasi, sekolah, hingga lembaga sosial.
Pemerintah daerah yang menerima distribusi tersebut antara lain Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Pekanbaru.
Diskes Riau juga menyalurkan masker kepada Polri, BPBD dan Damkar Riau, Pramuka Kwartir Daerah Riau, DPD Projo Riau, serta sejumlah organisasi kepemudaan.
Sekolah, universitas, kelurahan, dan panti asuhan juga menjadi bagian dari sasaran distribusi. Di Pekanbaru, petugas Diskes Riau turut membagikan masker secara langsung kepada masyarakat di sejumlah titik.
Zulkifli menyebut penyediaan masker merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah terdampak asap.
“Masker ini kita distribusikan untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi asap akibat karhutla yang masih terjadi di beberapa daerah di Riau,” katanya.
Adapun jumlah stok awal yang dimiliki Diskes Riau mencapai 123.700 pcs. Setelah 102.400 pcs didistribusikan, tersisa 21.300 pcs sebagai persediaan cadangan.
“Jadi stok awal itu kita punya 123.700 pcs masker. Kemudian yang sudah kita distribusikan 102.400 pcs. Sedangkan buffer stock tersedia saat ini tinggal 21.300 pcs,” ujar Zulkifli.
Dengan kondisi tersebut, Diskes Riau kembali meminta dukungan pemerintah pusat berupa tambahan 850 ribu masker. Pengajuan ini terdiri dari masker bedah dan masker N95 sesuai kebutuhan yang telah disampaikan pemerintah daerah.
“Kemudian dengan buffer stock 21.300 pcs yang ada saat ini kita kembali mengajukan lagi ke pusat,” katanya.








