• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 10, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Polda Riau Selidiki Kasus Kematian Gajah Sumatera di Tesso Nilo

Polda Riau menyelidiki kematian anak gajah Sumatera di Tesso Nilo. Sejak 2015, tercatat 23 gajah mati akibat racun, jerat, hingga perburuan liar.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 September 2025
Polda Riau Selidiki Kasus Kematian Gajah Sumatera di Tesso Nilo

Polda Riau Selidiki Kasus Kematian Gajah Sumatera di Tesso Nilo

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Polda Riau menurunkan tim khusus untuk menyelidiki penyebab kematian anak gajah Sumatera bernama Kalista Lestari atau Tari. Gajah betina berusia dua tahun itu ditemukan mati mendadak di camp Elephants Flying Squad SPTN Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Rabu (10/9/2025) pagi.

Kepala Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Nasrudin, mengatakan tim penyidik bekerja sama dengan petugas TNTN di lokasi kejadian. Hingga kini, penyebab kematian Tari masih dalam proses penyelidikan.

“Anggota saat ini berada di TKP bersama petugas TNTN. Dugaan kemungkinan gajah mati karena diracun juga sedang diselidiki,” ujar Nasrudin, Rabu siang.

Kematian Tari menambah panjang daftar konflik antara satwa liar dengan aktivitas manusia di kawasan TNTN. Kawasan konservasi ini menghadapi tekanan serius akibat perambahan liar yang kerap dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit.

TNTN merupakan habitat penting gajah dan harimau Sumatera. Namun, dari total luas kawasan 81.793 hektare, lebih dari separuhnya telah rusak akibat pembalakan dan pembukaan lahan ilegal. Kondisi ini mempersempit ruang hidup satwa liar.

Data Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mencatat, sejak 2015 hingga Juni 2025 terdapat 23 gajah Sumatera mati di kawasan TNTN. Kasus tertinggi terjadi pada 2015 dengan delapan ekor gajah mati, sementara pada 2025 tercatat satu ekor.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menyebut penyebab kematian bervariasi, mulai dari racun, jerat, perburuan liar, hingga penyakit. Salah satu kasus tragis adalah kematian gajah latih bernama Rahman pada Januari 2024 yang diduga diracun dan kehilangan satu gadingnya.

Untuk mencegah kasus serupa, BBKSDA Riau melakukan berbagai upaya konservasi, termasuk menjaga habitat hutan yang tersisa, melakukan pengayaan habitat, serta memasang GPS Collar untuk memantau pergerakan gajah. Pemerintah juga berupaya merebut kembali kawasan TNTN yang dirambah ilegal melalui Satuan Tugas Penanganan Kawasan Hutan (PKH).***

Tags: lingkunganriausatwatntn
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"
Regional

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

...

Read moreDetails
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

Next Post
Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani pada 8 September 2025. Simak profil lengkap, pendidikan, dan perjalanan kariernya di pemerintahan dan swasta. Menkeu Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai dan Rumahkan 16 Ribu Pegawai Jika Kinerja Tak Membaik

Ekonom Soroti Gaya Bicara Ceplas-Ceplos Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.