BERTUAHPOS.COM — Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru menampilkan potensi peserta putri yang menjanjikan. Persaingan ketat di sektor putri menjadi indikator kesiapan atlet muda untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.
Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri Hendrawan menilai format turnamen memberikan gambaran menyeluruh tentang kemampuan teknis dan mental peserta. Dari 269 atlet yang tersisa, 81 di antaranya adalah putri yang terus menunjukkan daya juang tinggi.
“Peserta putri yang kami lihat sejauh ini bagus. Dengan adanya sistem turnamen seperti ini, kami bisa melihat adanya persaingan di lapangan, mulai dari sisi teknik, kualitas bertanding, dan fighting spirit mereka,” ujar Hendrawan kepada Bertuahpos, Jumat, 10 Juli 2026.
Dia menyebut, bahwa penilaian tidak terpaku pada satu aspek semata. Kualitas olah kaki, teknik, kelincahan, dan tenaga menjadi poin utama yang diamati tim pemantau.
Minimal, atlet harus memiliki satu keunggulan yang menonjol untuk dipertimbangkan. Peserta dengan dua atau seluruh aspek lengkap menjadi nilai tambah besar dalam proses seleksi.
“Untuk menemukan bakat istimewa dari sektor putri memang tidak mudah. Di Indonesia, pemain putri yang benar-benar menonjol jumlahnya tidak banyak,” tuturnya.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari. Atlet asal Pekanbaru itu bangkit dari kekalahan di gim pertama untuk merebut kemenangan rubber game.
“Saya ikut Audisi Umum PB Djarum di Pekanbaru karena ingin jadi atlet nasional. Waktu pertandingan tadi, senang sekali bisa menang, tapi sempat gugup,” ujar Bibel, panggilan akrabnya.
Audisi Umum PB Djarum 2026 diikuti 306 peserta dan berlangsung hingga 12 Juli di GOR Angkasa Pekanbaru. Ajang ini diharapkan mampu menjaring bibit potensial untuk pembinaan bulutangkis nasional.









