BERTUAHPOS.COM — Ratusan peserta memadati sesi meet and great di sela-sela Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Jalan Angkasa, Pekanbaru, Kamis, 9 Juli 2026. Mereka antusias berfoto dan meminta tanda tangan kepada
Meet and greet kali ini dihadiri oleh sang legenda bulutangkis Indonesia, Coach Hendrawan dan Coach Maria Kristin. Pihak panitia sengaja menghadirkan kegiatan ini untuk membangun kedekatan antara peserta dengan para coach.
Filippo Costazzio Pranata, peserta KU 12, mengaku senang bisa bertemu langsung sang legenda pebulutangkis Indonesia ini. “Kehadiran mereka menginspirasi sekaligus memotivasi supaya lebih semangat,” kata Zio, kepada Bertuahpos, Kamis, 9 Juli 2026.
Zio yang merupakan peserta asal medan itu, sebelumnya pernah ikut ikut audisi serupa di Kudus namun belum berhasil, dan dia kembali mencoba peruntungan di Pekanbaru.
Suasana semakin hidup ketika para peserta bergantian meminta tanda tangan dan berfoto. Beberapa di antaranya mengaku mendapatkan pengalaman berharga di luar kompetisi.
“Seru aja ada meet and greet, bisa ketemu langsung sama pemain nasional. Saya sudah pernah ikut audisi di Kudus, tapi nggak lulus, tahun ini ikut lagi di Pekanbaru mudah-mudahan lulus,” ujarnya.
Barri Riansyah, peserta asal Perawang, yang juga ikut mengantre untuk mendapatkan tanda tangan sang idola menjadikan momentum ini sebagai penyemangat atas kekalahannya.
Meski demikian, dia mengaku banyak mendapat pelajaran berharga di Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru. Selain itu, kata dia, pertemuan dengan legenda bulutangkis memberinya semangat baru untuk berlatih lebih keras.
“Baru pertama kali ikut audisi, saya dapat banyak pengalaman karena bertemu orang baru dan para legenda bulutangkis Indonesia. Setelah dari sini saya pasti akan lebih giat latihan supaya di audisi berikutnya bisa tampil lebih baik,” ujar Riansyah.









