Menyayangi Tanpa Memanjakan

Selasa, 18 Juni 2013 16:24
Menyayangi Tanpa Memanjakan
BERTUAHPOS – Memang, jika berada dalam situasi saat anak ngambek, seringkali orang tua terpaksa menuruti keinginan untuk menghindari konflik lebih besar. Terutama jika sedang ada di luar rumah, misalnya mal.Â
Â
Tapi, tahukah Ma, jika selalu menuruti kemauan anak bisa membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang manja dan keras kepala. Ingin mengubah kebiasaan ini? Cobalah lakukan 3 hal berikut untuk mendisplinkan anak, dan agar Anda tidak selalu menuruti kemauan anak:
Â
1. Tenang dan tegas
Menghadapi anak-anak yang menangis atau marah, Anda harus tetap tenang.
Â
Anak-anak sangat fokus pada ekspresi wajah, nada suara dan bahasa tubuh Anda. Jika mereka marah atau khawatir, mereka hampir tidak mendengar kata-kata Anda.
Â
Jangan berteriak atau membentaknya, karena mereka berhenti untuk mendengarkan dan tidak merasa takut.
Â
Jadi, Anda harus tenang dan tegas. Tatap matanya, tunjukkan kalau Anda tidak menyukainya. Mintalah padanya dengan baik, untuk berhenti melakukan hal tidak baik.
Â
2. Konsisten
Jika Anda memiliki peraturan baik di rumah maupun di luar rumah, usahakan selalu menerapkannya.
Â
Bila sewaktu-waktu Anda membiarkannya, anak-anak malah bingung dan beranggapan tidak masalah jika melanggar peraturan.
Â
Konsistensi sangat penting agar anak tidak membuat Anda menurutinya.
Â
3. Konsekuensi
Pekerjaan orang tua adalah memuji anak saat mereka melakukan hal baik dan memberikan hukuman jika anak melanggar peraturan.
Â
Hal ini untuk menunjukkan pada anak setiap hal memiliki konsekuensi. Jangan segan untuk memberikan hadiah atau sekadar pujian, jika anak mendapat nilai bagus atau membantu mengerjakan pekerjaan rumah.
Â
Lalu, jika dia melakukan kesalahan berikanlah hukuman yang sesuai dengan kesalahannya.
Â
Dengan begitu anak menghargai Anda sebagai orangtua dan menaruh hormat, bukan sekadar rasa takut. (parenting.co.id)