BERTUAHPOS — Kue Talam Durian merupakan salah satu jenis makanan khas Riau yang sangat populer di Indonesia, terutama di kalangan pecinta durian. Hidangan ini memadukan kelezatan kue talam yang manis dan gurih dengan aroma khas buah durian yang kuat.
Kombinasi rasa dan aroma yang unik membuat Kue Talam Durian menjadi sajian yang banyak diburu, baik untuk konsumsi pribadi maupun sebagai suguhan dalam berbagai acara.
Salah satu varian yang terkenal adalah Talam Durian khas Pekanbaru. Daerah ini memang dikenal sebagai salah satu penghasil durian unggulan di Indonesia. Tidak heran jika para pelaku usaha kuliner di sana banyak mengembangkan aneka hidangan berbahan dasar durian, termasuk kue talam.
Kue talam sendiri merupakan kue tradisional yang terbuat dari campuran tepung beras, tepung tapioka, santan, dan gula. Teksturnya kenyal dan lembut, dengan cita rasa manis dan gurih yang berpadu sempurna. Saat durian ditambahkan ke dalam adonan, cita rasa kue ini menjadi lebih kaya dan menggoda.
Menurut Kusnadi, seorang penjual kue tradisional yang berjualan di pasar pasar Tangor Pekanbaru, Talam Durian termasuk ke dalam kategori kue basah. Oleh karena itu, kue ini memiliki daya tahan yang tidak lama dan sebaiknya segera dikonsumsi setelah dibuat.
“Biasanya hanya tahan satu sampai dua hari jika disimpan di suhu ruangan,” ujar Kusnadi kepada Bertuahpos, Rabu 30 April 2025.
Meskipun memiliki masa simpan yang pendek, hal ini tidak mengurangi minat masyarakat terhadap kue ini. Justru karena sifatnya yang segar dan alami, Talam Durian dianggap sebagai pilihan kudapan yang sehat dan lezat.
Kue ini tidak hanya digemari oleh masyarakat lokal, tetapi juga oleh wisatawan yang berkunjung ke daerah-daerah penghasil durian. Bagi mereka, mencicipi Kue Talam Durian adalah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Bahkan, beberapa toko oleh-oleh kini menyediakan versi beku dari kue ini agar bisa dibawa ke luar kota.
Dengan semakin berkembangnya tren kuliner lokal, Kue Talam Durian juga mulai dipasarkan secara online. Beberapa UMKM telah memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas. Inovasi dalam kemasan dan pemasaran membuat kue tradisional ini tetap relevan di tengah gempuran makanan modern.
Keberadaan Kue Talam Durian membuktikan bahwa kue tradisional Indonesia masih memiliki tempat di hati masyarakat. Kombinasi antara resep warisan leluhur dan bahan lokal seperti durian menjadikan kue ini sebagai simbol kekayaan kuliner nusantara yang patut dilestarikan.***
— Habibie









