BERTUAHPOS — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru melakukan pengawasan intensif terhadap makanan dan minuman yang dijual di pasar takjil selama bulan suci Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sejumlah sampel pangan untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya.
Pengawasan dilakukan dengan cara mengambil sampel makanan dan minuman yang dicurigai berpotensi mengandung zat berbahaya seperti formalin, boraks, Rhodamin B, serta Metanil Yellow.
Bahan-bahan tersebut diketahui sering disalahgunakan dalam produk pangan dan berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi.
Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan konsumen agar masyarakat dapat mengonsumsi makanan yang aman selama menjalankan ibadah puasa.
“Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan makanan yang dijual kepada masyarakat aman dikonsumsi, sekaligus menjaga kualitas produk pangan yang beredar selama bulan suci Ramadan,” ujar Alex Sander, Minggu, 8 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, petugas BBPOM mengambil 15 sampel makanan dan minuman yang dijual di kawasan pasar takjil.
Sampel tersebut langsung diuji menggunakan rapid test kit yang tersedia di mobil Laboratorium Keliling BBPOM.
Mobil laboratorium tersebut ditempatkan di area Pasar Takjil Jalan WR Supratman, Pekanbaru, sehingga proses pengujian dapat dilakukan secara cepat di lokasi penjualan.
Beberapa jenis makanan yang diperiksa antara lain tahu goreng, kerupuk kulit, mie goreng, bakso, serta minuman seperti cincau. Jenis pangan ini dipilih karena cukup populer dan banyak dibeli masyarakat saat berburu menu berbuka puasa.
Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel yang diperiksa tidak mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, Rhodamin B maupun Metanil Yellow.
Dengan demikian, seluruh makanan dan minuman yang diuji dinyatakan memenuhi persyaratan keamanan pangan.
BBPOM Pekanbaru menilai hasil tersebut menunjukkan kesadaran pedagang dalam menjaga kualitas produk yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan.
Melalui kegiatan pengawasan ini, BBPOM berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilih makanan yang aman dan sehat. Terlebih pada bulan Ramadan, aktivitas jual beli makanan takjil meningkat tajam di berbagai wilayah.
Selain melakukan pengujian, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai bahaya penggunaan bahan tambahan pangan yang dilarang serta pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan produk.
BBPOM Pekanbaru menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap pangan yang beredar di masyarakat selama Ramadan guna memastikan makanan yang dikonsumsi warga tetap aman, sehat, dan layak konsumsi.***









