• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

SMEC Pekanbaru Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 100 Pasien Selama 5 Bulan Berturut-turut

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Juni 2025
SMEC Pekanbaru Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 100 Pasien Selama 5 Bulan Berturut-turut

SMEC Pekanbaru Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 100 Pasien Selama 5 Bulan Berturut-turut

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Rumah Sakit Mata SMEC Pekanbaru di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, menghadirkan program operasi katarak gratis untuk 100 pasien selama lima bulan berturut-turut.

Program ini dihadirkan untuk mendukung kesehatan masyarakat melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Adapun program ini dimulai pada Juni hingga Oktober 2025.

“SMEC akan menggelar operasi katarak gratis untuk 100 pasien kurang mampu di Pekanbaru dan sekitarnya,” kata Direktur Operasional SMEC Pekanbaru Engi Karnesa, S.Pd., ME, di Pekanbaru, Senin, 2 Juni 2025.

Dia menyebut, rumah sakit khusus mata ini, ingin menjadi bagian dan sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap tingginya angka penderita katarak di Indonesia, khususnya di Riau.

Sejauh ini, kata Egi, antusiasme masyarakat sangat tinggi. “Hanya dalam waktu 1,5 jam setelah pengumuman disebarkan melalui media sosial, sudah banyak masyarakat yang merespon,” katanya.

Bahkan, beberapa pihak menyatakan ketertarikan untuk ikut serta mendukung program tersebut. “Ada yang menawarkan kerja sama, seperti menyediakan bantuan sembako dan pemeriksaan mata gratis,” tambahnya.

Di Rumah Sakit Mata SMEC, operasi katarak akan dilakukan menggunakan teknologi modern phacoemulsification — sebuah teknik operasi minim sayatan — yang dinilai lebih aman dan mempercepat pemulihan pasien.

Sebenarnya, metode operasi katarak seperti ini sudah menjadi standar internasional dan kini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat tidak mampu melalui program CSR SMEC.

Selain operasi gratis, pasien juga akan mendapatkan layanan tambahan tanpa biaya. Mulai dari konsultasi dengan dokter spesialis mata SMEC, pemeriksaan diagnostik pra-operasi, hingga obat-obatan dan dua kali kontrol pasca operasi. 

“Kami ingin memastikan bahwa pasien tidak hanya dioperasi, tapi juga mendapat perawatan menyeluruh sampai benar-benar pulih,” jelas Engi.

Engi berharap, program ini tidak hanya mampu mengembalikan penglihatan pasien, tetapi juga memberikan harapan baru dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Ini bentuk tanggung jawab sosial kami untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan target 100 pasien, SMEC Pekanbaru berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya untuk menjalani operasi katarak. Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata SMEC dalam menurunkan angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar atau mengetahui informasi lebih lanjut, dapat langsung menghubungi pihak RS Mata SMEC Pekanbaru atau mengikuti kanal resmi media sosial mereka.***

Tags: Artikel Kesehatan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kebanyakan Minum Soda saat Lebaran, Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan
Kesehatan

Kebanyakan Minum Soda saat Lebaran, Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan

...

Read moreDetails
Penyakit Campak 18 Kali Lebih Menular Dibanding COVID-19

Penyakit Campak 18 Kali Lebih Menular Dibanding COVID-19

Wajarkah Anak Demam Setelah Imunisasi? — Penjelasan Prof Amin, Ahli Vaksin

Wajarkah Anak Demam Setelah Imunisasi? — Penjelasan Prof Amin, Ahli Vaksin

BPOM Rilis 34 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri, Hidrokuinon, hingga Steroid

BPOM Rilis 34 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri, Hidrokuinon, hingga Steroid

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

BPJS Kesehatan selalu jadi pegangan terakhir. Prinsip gotong royong tidak hanya meringankan beban, justru menjadi satu-satunya harapan di tengah keputusasaan.

Penopang Asa di Tengah Derita 

Next Post
Rekor Baru, hingga Mei 2025 Jumlah Investor Saham Tembus 7 Juta 

Rekor Baru, hingga Mei 2025 Jumlah Investor Saham Tembus 7 Juta 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.