• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Curahan Hati Pasien Covid-19 di Pekanbaru

Romi J. by Romi J.
20 November 2020
100
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ahmad S Udi

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ujian untuk saya dan keluarga masih berlanjut. Pagi ini, Jumat (20/11/2020) pihak Puskesmas Simpang Tiga menghubungi kami. Mengakarkan hasil tes swab terhadap saya dan 5 anggota keluarga lainnya. Saya dinyatakan positif. Juga adik dan keponakan. Termasuk karyawan adik saya. Empat positif dan dua negatif.

Insya Allah kami menerima takdir Allah tersebut dengan lapang dada. Menjalaninya dengan sabar. Sambil terus berikhtiar mencari kesembuhan dan berdoa ikhtiar kami jadi jalan kesembuhan dari Allah. Aamiin Ya Robal Alamin.

Berangkat dari pengalaman saya dan keluarga, dalam kasus meninggalnya abang kandung saya, Ahmad Chudori bin Khusainu di RS Aulia Pekanbaru, Jumat (13/11/20) petang, saya merasa pihak-pihak terkait teramat teledor sehingga wabah yang semula hanya menghinggapi abang saya, menular ke sedemikian banyak keluarga.

Saya tulis kritik keras ini bukan untuk menyalahkan, tapi agar ada perbaikan prosedur pencegahan virus Corona. Perlu pencegahan sejak awal agar tak menular ke mana-mana, terutama terhadap pasien yang bergejala, terlebih sudah dinyatakan positif Corona.

Pihak RS Aulia adalah pihak yang menurut saya paling awal menjadi pemicu menularnya Covid-19 pada saya dan keluarga.

Sebelum wafat, abang saya dirawat 5 hari. Dari pertama masuk gejala kliniknya jelas demam berkepanjangan disertai batuk, namun baru hari terkahir, setelah pernafasannya terganggu, dokter menyarankan isolasi. Padahal, demam berkepanjangan adalah salah satu indikasi terpapar Covid-19. Karena masih dirawat di ruang rawat inap umum, kami keluarga bebas menjenguknya. Dugaan saya, abang saya sejak awal sudah terpapar, sehingga kami yang datang menjenguk selalu kontak dengannya dan akhirnya tertular.

Insyaallah kalau sejak awal RS Aulia mencurigai abang saya terpapar Covid-19 dan diisolasi lebih dini, kontak dengan keluarga bisa dibatasi. Bukankah mencegah jauh lebih baik dari mengobati?

Keteledoran juga nyata dilakukan pemerintah. Dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Satgas Penanggulangan Covid-19. Betapa tidak, sejak abang saya dinyatakan meninggal positif Covid-19, tidak pernah ada petugas yang memberi kami arahan. Jangankan kami diawasi, sekedar dikasih saran untuk melakukan isolasi mandiri pun tidak.

Kami benar-benar dibiarkan bebas. Semata karena kesadaran diri saja, saya melakukan isolasi mandiri. Tidur terpisah dengan istri dan anak-anak sejak lima hari terakhir. Kalau kami degil, bisa saja kami kemana-mana tanpa masker dan menyebarkan virus yang ada pada diri kami kepada siapa saja.

Saat kami menjalani swab test di Puskesmas Simpang Tiga, petugas tak sepatah kata pun memberi kami arahan. Saat saya tanya, disuruh pulang saja dan dibilang nanti ditelpon untuk mengabari hasil sweb.

Bahkan sampai sekarang, setelah berjam-jam saya dan keluarga tau positif terpapar Corona, pihak Puskesmas hanya bilang kalau nanti ada dokter yang menghubungi, tapi sampai sekarang belum terjadi.

Saya lantas bertanya, apa seperti ini prosedur pencegahan terhadap kelompok yang paling potensial, paling rentan terpapar Corona, pasien dengan gejala bahkan positif corona dan keluarganya?

Patutlah jumlah warga Riau yang terpapar Corona sedemikian membludak dari hari ke hari. Provinsi dengan populasi penduduk 6 juta jiwa, kenapa jumlah kasus barunya mengalahkan Jawa Timur yang jumlah penduduknya 5 kali lipat dari Riau.

Wahai semua pemangku amanah terkait penanggulangan Corona di Bumi Lancang Kuning, berhentilah berseremoni. Memamerkan acara-acara yang seolah kalian sudah banyak berbuat mencegah Covid-19 merebak. Fakta yang saya dan keluarga alami adalah teramat teledornya semua pihak yang diberi amanah mencegah!

Jika tulisan saya ini membuat sejumlah pihak tersadar, itulah harapan saya. Ingat ada jutaan nyawa yang keselamatannya ada pada kesungguhan pihak terkait menjalankan tugas. Hari ini saya dan keluarga yang kena. Jika keteledoran seperti ini terus berlanjut, keluarga lain tinggal menunggu giliran. Nauzublillah summa naudzubillah. (*)

Tags: Berita Pekanbarupasien covid 19riau
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekonomi

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

...

Read moreDetails
Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Next Post
Poster yang sering dibawa demonstran ke kejati Riau/bpc17

Kejati Riau Periksa Tiga "Orang Dekat" Gubernur Riau, Pemeriksaan Gubernur Belum Ada Jadwal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.