Ingin Beli Baby Carier, Baca Dulu Tips Berikut

Jumat, 11 April 2014 16:49

BERTUAHPOS.COM,PEKANBARU – Bagi ibu-ibu yang memilki bayi dan menggunakan baby carrier ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar merasa nyaman. Karena salah dalam penggunaan baby carrier berdampak buruk pada bayi.
Seperti yang dilansir dari www.parentsindonesia.com, US Consumer Product Safety Commision (CPSC) menyatakan bahwa dalam 20 tahun terakhir telah terjadi 14 kematian bayi yang disebabkan oleh baby carrier. Kasus kematian ini terjadi karena leher bayi belum cukup kuat untuk bisa menahan kepalanya.

Berikut beberapa tips dalam menggunakan baby carrier dari
1.  Sebelum membeli, cobalah baby carrier dengan menggendong boneka berukuran besar dan cukup berat. Lalu latih menggendong sambil membungkukkan tubuh, menekuk lutut, keluar dari lorong, bergerak cepat, dan mengeluarkan serta memasukkan bayi ke dalam gendongan. Kebanyakan kecelakaan yang terkait penggendong bayi disebabkan oleh bayi tersangkut dan jatuh.

2. Topang dengan tangan Anda. Saat mulai memasukkan si kecil ke dalam penggendong bayi, tetap tahan tubuhnya dengan tangan, sampai Anda benar-benar yakin tubuhnya sudah tertopang dengan benar dan kokoh. Hal yang sama berlaku saat Anda harus membungkuk, tetaplah tahan tubuh bayi dalam penggendong dengan tubuh Anda untuk memastikannya tetap aman.

3. Ganti Posisi. Mengganti posisi menggendong kerap disarankan oleh terapis fisik jika Anda sudah cukup lama menggendong bayi dalam posisi yang sama. Ini terutama jika Anda menggunakan baby carrier model sling yang melintang di bahu. Mengganti posisi akan mengurangi kelelahan yang juga bisa berbahaya bagi Anda dan bayi.

Baca: Dikabarkan Gantikan Arsene Wenger, Diego Simeone: Saya Cinta Atletico

4. Melatih stamina. meski menggunakan penggendong bisa membantu mengurangi lelah, namun Anda harus tetap melatih ketahanan tubuh. Jika Anda baru menggunakan penggendong saat bayi sudah mulai besar dan berat, berlatihlah beberapa sesi setiap hari dengan durasi sesi berikutnya lebih lama dari sebelumnya. Misalnya sesi pertama berlatih menggendong selama 30 menit, lalu sesi berikutnya 45 menit. Meningkatkan durasi menggendong secara bertahap agar otot tidak kaget. (yogi)