• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dokter Gia Pratama: Rumah Mewah Minim Buku, Penjarah Tidak Ada Yang Bangga Menenteng Buku

Muhammad Habibie by Muhammad Habibie
2 September 2025
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Dokter sekaligus penulis, dr. Gia Pratama Putra, kembali menjadi sorotan publik usai mengunggah cuitan yang cukup menggelitik di akun X miliknya. Melalui unggahan tersebut, Gia menyoroti fenomena penjarahan rumah sejumlah wakil rakyat yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam cuitannya, Gia menyebut bahwa rumah mewah milik pejabat ternyata tidak banyak ditemukan rak-rak buku. “Rumah semewah itu tidak terlihat rak-rak buku, malah ketemu banyak benda-benda aneh seperti alat bantu seks,” tulis Gia.

Lebih lanjut, dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi itu menambahkan refleksi yang cukup mendalam tentang kebiasaan membaca masyarakat Indonesia. “Saya melihat tidak ada penjarah yang bangga keluar menenteng puluhan buku. Seakan menginformasikan sesuatu: pembaca buku tidak akan menjadi maling, dan yang maling jarang sekali punya kebiasaan membaca,” ujarnya di x.

Pernyataan tersebut sontak memicu beragam reaksi di media sosial. Banyak warganet yang menilai ucapan Gia merupakan sindiran telak bagi para pejabat yang seharusnya menjadi teladan, namun justru tidak menunjukkan budaya intelektual yang baik. Tak sedikit pula yang menyayangkan rendahnya minat membaca di kalangan masyarakat Indonesia, termasuk di kalangan elite politik.

Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia memang tergolong sangat rendah. Hanya sekitar 0,001% atau 1 dari 1.000 orang Indonesia yang benar-benar memiliki kebiasaan membaca. Angka ini memperlihatkan tantangan serius bagi bangsa dalam membangun budaya literasi, apalagi di era digital yang lebih banyak didominasi konten visual singkat.

Di kolom komentar, warganet ramai-ramai menanggapi cuitan tersebut. Seorang pengguna menulis, “Benar sekali, rak buku itu mahal harganya, tapi lebih mahal lagi jika tidak ada isinya.” Ada pula yang menambahkan sindiran, “Makanya jangan heran kalau kebijakan negara kadang absurd, karena para pembuat kebijakannya kurang membaca.”

Tak sedikit pula yang mengaitkan pernyataan Gia dengan kondisi masyarakat saat ini. “Kalau dari kecil sudah dibiasakan membaca, mungkin ketika dewasa tidak mudah tergoda korupsi. Sayangnya, budaya itu jarang ditanamkan di rumah maupun sekolah,” tulis salah seorang pengguna X.

Pernyataan dr. Gia Pratama ini pada akhirnya bukan hanya sekadar kritik, melainkan juga ajakan untuk kembali membudayakan literasi di tengah masyarakat. Sebab, menurutnya, bangsa yang gemar membaca akan memiliki kualitas moral dan intelektual yang lebih baik.***

Tags: dr Gia Pratamaliterasipenjarahan
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Muhammad Habibie

Muhammad Habibie

Berita Terkait

Perpustakaan Soeman HS Raih Skor Kepuasan 88,5, Layanan Sangat Baik
Regional

Perpustakaan Soeman HS Raih Skor Kepuasan 88,5, Layanan Sangat Baik

...

Read moreDetails
Perpustakaan Soeman HS Luncurkan Layanan Peminjaman Buku Online

Perpustakaan Soeman HS Luncurkan Layanan Peminjaman Buku Online

kepala ojk riau endang nuryadin tentang literasi dan inklusi keuangan

Kepala OJK Riau: Literasi dan Inklusi Keuangan Perempuan hingga Penyandang Disabilitas Jadi Prioritas

OJK otoritas jasa keuangan

OJK Daerah Harus Masif Lakukan Edukasi Publik, Inklusi dan Literasi Keuangan Sangat Timpang

OJK Riau Gelar Edukasi tentang Literasi dan Inklusi Keuangan di Bengkalis

OJK Riau Gelar Edukasi tentang Literasi dan Inklusi Keuangan di Bengkalis

Literasi ekonomi dan keuangan syariah

Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Angka 23,3 persen, Wapres Sebut Masih Jauh dari Target

Next Post
Studi Kelayakan Pembangunan Fly Over Simpang Empat Panam Dilanjutkan Tahun Ini

Studi Kelayakan Pembangunan Fly Over Simpang Empat Panam Dilanjutkan Tahun Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.