9 Miliarder Dunia yang Mampu Atur Ekonomi Negara

Selasa, 18 Maret 2014 07:14

BERTUAHPOS.COM, NEW YORK – Uang dan harta yang melimpah tampaknya memang dapat memberi kekuatan besar kepada sang pemilik.

Tak tanggung-tanggung, dengan seluruh harta yang dimiliki, sejumlah miliarder dunia bahkan bisa mengatur ekonomi negaranya masing-masing.

Seperti dikutip dari Forbes, Selasa (18/3/2014), tengok saja miliarder asal Georgia, Bidzina Ivanishvili yang memiliki total kekayaan senilai US$ 5,2 miliar sebagai contoh.

Dengan uangnya, Invanishvili mendanai banyak universitas, klinik medis, bioskop, tempat bermain ski, sejumlah program kesejahteraan rakyat hingga pendanaan untuk penentuan kebijakan ekonomi negara.

Baca: Penderita Diabetes Harus Jaga Pola Makan

Melalui seluruh kekuatan dan aksinya di pelosok negeri, Invanishvili jelas ikut mengendalikan ekonomi negaranya.

Tak hanya pria asal Georgia ini saja, terdapat sembilan miliarder yang juga punya peranan serupa di negaranya masing-masing.

Berikut 5 dari 9 miliarder dunia yang mampu mengatur ekonomi negaranya:

1. Bidzina Ivanishvili

Negara: Georgia
Total kekayaan: US$ 5,2 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 32%
Sumber kekayaan: Investasi

Lahir dari keluarga miskin pekerja tambang di kota kecil Georgia, Invanishvili pindah ke Rusia pada usia 20-an. Dia memulai bisnisnya dengan menjual komputer.

Hebatnya, Invanishvili lantas berhasil membuka bank dan membangkitkan kembali pabrik-pabrik dan pertambangan bekas Uni Soviet. Dia lalu memprivatisasinya pada 1990-an.

Dia kembali ke Georgia pada 2003 dan terpilih sebagai perdana menteri di sana sembilan tahun kemudian.

Namun Invanishvili mundur dari jabatannya setahun kemudian. Saat ini partainya mengendalikan dan mengawasi kawasan Tbilisi dari rumahnya di ibukota Georgia.

2. Najib dan Taha Mikati

Negara: Libanon
Total kekayaan: US$ 6,2 miliar (masing-masing US$ 3,1 miliar)
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 14% (masing-masing 6,9%)
Sumber kekayaan: Telekomunikasi

Najib Mikati merupakan miliarder yang berhasil menjadi perdana menteri pada 2011.

Mikati bersama saudara laki-lakinya, Taha mendirikan perusahaan satelit telepon di Libanon selama masa perang 1970-an, saat jaringan telekomunikasi seringkali ambruk.

Dua bersaudara ini lantas mengembangkan bisnisnya ke Suriah dan Afrika sebelum menjual sahamnya di perusahaan telekomunikasi tersebut sebesar US$ 5,5 miliar pada 2006.

3. Aliko Dangote

Negara: Nigeria
Total kekayaan: US$ 25 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 9%
Sumber kekayaan: Semen, gula dan tepung

Orang pertama Afrika yang berhasil mencetak prestasi jajaran 25 orang terkaya dunia ini mendominasi industri Nigeria.

Dangote Cements miliknya menghasilkan 30% dari kapitalisasi pasar di bursa saham Nigeria. Dia juga memiliki pengolahan gula kedua terbesar di dunia.

4. Rinat Akhmetov

Negara: Ukraina
Total kekayaan: US$ 12,5 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 7%
Sumber kekayaan: Baja dan batu bara

Akhmetov memiliki suara yang kuat di Ukraina tapi dia selalu ragu-ragu menggunakannya di tengah krisis yang tengah melanda negaranya.

Pada awal Maret, dia dikabarkan bergabung dengan bangsawan dan orang kaya Ukraina lain dan akan membela tanah airnya jika Rusia menginvasi.

5. Stefan Persson

Negara: Swedia
Total kekayaan:  US$ 34,4 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 6%
Sumber kekayaan: H&M

Pria dibalik perusahaan fashion ternama H&M terus bertambah kaya berkat peningkatan harga sahamnya.

Investasinya di luar Swedia juga terus meningkat seiring dengan naiknya total kekayaan Persson. Tahun lalu, dia bahkan membeli lahan seluas 8.700 hektare di pinggiran Inggris.

6. Binod Chaudhary

Negara: Nepal
Total kekayaan: US$ 1,1 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara:  6%
Sumber kekayaan: Diversifikasi

Satu-satunya orang miliarder di Nepal, Binod Chaudhary mengendalikan bank milik negara, Nabil Bank.

Dia juga memiliki bisnis perhotelan di Asia dan berencana membangun lebih banyak hotel di Uganda, Rwanda dan Burundi. Hebatnya, dia tidak pernah kuliah tapi ikut terjun ke dalam bisnis keluarganya di bidang tekstil.

7. Carlos Slim Helu dan keluarga

Negara: Meksiko
Total kekayaan: US$ 72 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 6%
Sumber kekayaan: Telekomunikasi

Orang terkaya di dunia pada periode 2010-2013, Carlos Slim Helu pertama kali mencetak kekayaannya dari perusahaan telepon terbesar di Meksiko.

Dia lalu menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan memperluas bisnisnya ke Amerika Latin. Para pejabat Meksiko mengatakan, Helu memiliki kuasa besar di pasar telekomunikasi negaranya.

8. Suat Gunsel

Negara: Siprus
Total kekayaan: US$ 1,2 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 6%
Sumber kekayaan: Pendidikan dan real estate

Suat Gunsel memiliki perguruan tinggi terbesar di Northern Cyprus, Yakindogu University. Dia juga memiliki banyak investasi di bank, rumah sakit, bahan bakar minyak dan sejumlah perusahaan kabel.

Dia merupakan orang terkaya keempat di negaranya tapi banyak memiliki kekayaan di luar negeri.

9. Petr Kellner

Negara: Cekoslovakia
Total kekayaan: US$ 11 miliar
Persentase total kekayaan dari pendapatan negara: 6%
Sumber kekayaan: Perbankan dan asuransi

Petr Kellner membangun bisnisnya dari sebuah dana investasi. Dia lantas membeli saham di sebuah perusahaan investasi, lalu menjual sahamnya pada perusahaan asuransi raksasa Italia, Generali sebesar US$ 3,6 miliar.

Saat ini, dia memiliki dua aset besar yaitu, lembaga pinjaman, Home Credit yang bernilai lebih dari US$ 4 miliar.

Kellner juga membeli perusahaan telekomunikasi raksasa Spanyol seharga US$ 3,2 miliar tahun lalu.(liputan6.com)