• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pesona Baghdad, Kota 1001 Malam

Romi J. by Romi J.
2 Juli 2020
207
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada saat Dinasti Bani Abbasiyah berkuasa, kota Baghdad merupakan kota yang sangat termasyhur dengan keindahan dan kemegahannya.

Terutama pada saat Sultan Harun al-Rasyid berkuasa, Baghdad ditata dengan sangat baik, dengan bentuk kota yang bundar. Di sekeliling kota berdiri dua lapis tembok besar dengan tinggi 28 meter.

Diluar tembok, dibangun parit, yang terinspirasi dari strategi Perang Khandaq zaman Rasulullah SAW.

Parit tersebut selain berfungsi sebagai saluran air, jyga berfungsi untuk pertahanan. Dengan demikian, Baghdad layaknya sebuah benteng yang sangat kokoh dan sulit ditembus.

Dipusat kota, dibangunlah istana khalifah yang bernama Al-Qasr az-Zahabi, atau Istana Emas (Abdul Syukur al-Azizi, Sejarah Terlengkap Peradaban Islam, 2017).

Istana ini seolah menunjukkan kehebatan dan keagungan Dinasti Bani Abbasiyah.

Disamping istana khalifah, didirikan sebuah masjid besar yang ukurannya 100×100 meter. Kubahnya menjulang dengan tinggi 40 meter.

Masjid ini diberi nama Masjid Jami al-Mansur, yang diambil dari nama khalifah kedua Dinasti Abbasiyah, sekaligus pendiri kota Baghdad.

Bangunan lain yang juga megah adalah bangunan tempat tinggal khalifah, gedung pengawal istana, serta gedung polisi.

Sebagai penunjang aktivitas ekonomi dan pusat transaksi, di kota Baghdad juga didirikan pusat perbelanjaan.

Untuk memasuki kota Baghdad, ada empat buah gerbang. Di barat daya, ada Gerbang Kufah, arah barat ada Gerbang Syam, di arah tenggara ada Gerbang Basrah, dan di timur laut ada Gerbang Khurasan.

Di setiap pintu gerbang, dibangun menara pengawas dan tempat istirahat, yang dihiasi dengan ukiran-ukiran yang indah.

Tak heran, pada tahun 800 Masehi, Baghdad termasyhur sebagai pusat peradaban, pendidikan, ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, perdagangan, ekonomi, dan politik. (bpc4)

Tags: AbbasiyahBaghdad
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Catatan 14 September: Harun ar-Rasyid Naik Tahta, Bani Abbasiyah Capai Puncak Kejayaan

...

Read moreDetails

Gambaran Kemegahan Baghdad di Masa Dinasti Abbasiyah

Pejabat Suka Menghamburkan Uang dan Pajak Tinggi, Dinasti Bani Abbasiyah Hancur

Menengok Toko Buku di Peradaban Islam

Pejabat Suka Menghamburkan Uang dan Pajak Tinggi, Dinasti Bani Abbasiyah Hancur

3 Roket Sasar Tentara AS di Baghdad

Next Post
Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Riau Raja Saspi. (Foto: Melba / Bertuahpos)

196 Unit Kendaraan Diberlakukan Sanksi Putar Balik Selama New Normal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.