• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Vietnam Tangkap Pelung di Tengah RI Lengah, Sebagian Pasar CPO dari India Pindah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
29 Mei 2024
Berikut Ini Data Terbaru Luas Kebun Sawit di Riau

Berikut Ini Data Terbaru Luas Kebun Sawit di Riau

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Kebijakan pemerintah Indonesia yang secara tiba-tiba menghentikan ekspor produk kelapa sawit (CPO) dan turunannya pada tahun 2022 masih berdampak hingga kini.

Banyak pembeli dari negara lain, termasuk India, memilih mencari supplier alternatif dari negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Vietnam.

Anggota Ombudsman, Yeka Hendra Fatika, mengungkapkan bahwa kebijakan mendadak tersebut mengganggu iklim usaha internasional. 

“Kasus harga CPO tinggi, tiba-tiba kita nggak boleh ekspor CPO. Itu April 2022 sebelum Lebaran kalau nggak salah. Iklim usaha internasional terganggu. Bayangkan buyer kita di India nggak dikirim barang, padahal sudah kontrak, mereka pasti mencari-cari barang, cari supplier baru, dampaknya sampai sekarang,” ujar Yeka seperti dilansir fari CNBC Indonesia, Rabu, 29 Mei 2024.

Meski tidak merinci jumlah pembeli dari India yang beralih dari Indonesia ke Vietnam, Yeka menegaskan bahwa jumlahnya sudah signifikan. 

Salah satu faktor keberhasilan Vietnam adalah kesiapan regulasi yang tidak tumpang tindih sehingga memberikan kepastian berusaha. 

“Salah satu supplier yang sudah siap adalah Vietnam. Vietnam, sama seperti kita, sawitnya ada di hutan, cuma mereka cepat mengeluarkan lahan sawit tidak lagi di kawasan hutan dengan mengeluarkan satu kebijakan. Akhirnya RSPO dapat, ISPO dapat, jadi akhirnya masuk ke India dan Eropa,” kata Yeka.

Sebagai informasi, Indonesia menghentikan ekspor CPO secara mendadak pada April 2022 untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, terutama terkait ketersediaan minyak goreng untuk kebutuhan domestik. 

Indonesia sendiri merupakan produsen CPO nomor satu di dunia. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), sepanjang tahun 2022, Indonesia mengekspor 33,674 juta ton CPO dan produk turunannya, dengan rincian 2,482 juta ton dalam bentuk CPO dan 25,482 juta ton dalam bentuk olahan CPO. Kebijakan penghentian ekspor CPO tersebut pun mengganggu perdagangan CPO dunia.

“Nah, ini jadi pelajaran kalau mau bersaing di dunia internasional, jangan mempersulit kebijakan pelaku usaha. Jangan dicari-cari kesalahannya,” jelas Yeka.***

Tags: berita sawitbisnisInternasional
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh
Internasional

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

...

Read moreDetails
Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Next Post
jalan rusak di lamung

Rencana Presiden Resmikan Tol Bangkinang - XIII Koto Kampar Masih Tentatif

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.