• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tes, Tes, Tes, Pesan Terbaru WHO Terkait Corona

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM–Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta semua negara untuk meningkatkan program pengujian mereka sebagai cara terbaik untuk memperlambat kemajuan pandemi Covid-19.

“Kami memiliki pesan sederhana untuk semua negara, yakni tes, tes, tes. Semua negara harus dapat menguji semua kasus yang dicurigai (Covid-19. Mereka tidak dapat memerangi pandemi ini dengan mata tertutup,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Jenewa.

Mengutip CNBC Indonesia pada Selasa, 17 Maret 2020, di Amerika Serikat, pemerintahan Trump mendapat kecaman dari para kritikus karena dinilai lambat dalam menangani masalah ini. Wakil Presiden AS Mike Pence berjanji pada Minggu kemarin bahwa masyarakat AS akan memiliki akses di hari-hari mendatang ke lebih dari 2.000 laboratorium yang mampu memproses tes.

Dengan tes terbatas, pejabat AS telah mencatat hampir 3.000 kasus dan 62 kematian, dan sebagian besar kegiatan sehari-hari telah terbalik di seluruh negeri. Tanpa pengujian, menurut Tedros, kasus tidak dapat diisolasi dan rantai infeksi tidak akan putus.

Bahkan negara-negara dengan sistem kesehatan yang maju telah berjuang untuk mengatasi wabah itu, kata Tedros, seraya menambahkan ia sangat prihatin tentang dampak Covid-19 pada negara-negara berpenghasilan rendah di mana orang-orang sudah berjuang dengan kekurangan gizi dan masalah kesehatan lainnya.

Strategi untuk mengendalikan penyakit, dengan menemukan orang dengan infeksi dan mengisolasi mereka dengan cepat, masih merupakan pendekatan terbaik. Cara itu telah menunjukkan efek positif di China, Korea Selatan dan Singapura. (bpc3)

Tags: CoronaCovid-19Virus CoronaWHO
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat
Internasional

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

...

Read moreDetails
vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

varian baru deltacron, subvarian omicron

Di Inggris Sudah Menyebar Luas, Berikut Ini Gejala Baru Covid-19 Eris

Varian Baru Covid-19 Arcturus

Soal Penyebaran Varian Baru Covid-19 Arcturus, Kadiskes Riau: Kita Belum Dapat Arahan Kemenkes RI

Next Post

Perhatikan Tanda Berikut Ini untuk Mudah Kenali Gejala Corona

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.