• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ribuan Demonstran Anti-Lockdown Jejali London

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 April 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Ribuan demonstran anti-lockdown turun ke London, Inggris, pada Sabtu, 24 April 2021. Ini terjadi meskipun ada pembatasan pada pertemuan massal dan keramaian selama pandemi Covid-19.

Para pengunjuk rasa menganggap pembatasan di masa pandemi ini tidak perlu dilakukan. Mereka menilai hal itu melanggar hak asasi manusia (HAM).

Ribuan pendemo juga menentang vaksinasi, pemakaian masker dan juga penerapan paspor kesehatan. Dilansir dari Reuters, demo dihadiri sekitar 10.000, meskipun Kepolisian Metropolitan tidak mengkonfirmasi angkanya.

Para pengunjuk rasa meneriakkan “kebebasan” dan “buka masker anda”. Mereka juga membawa serta plakat “Tidak untuk paspor vaksin”.

Mereka yang melakukan unjuk rasa sebagian besar tidak menggunakan masker.  Seorang juru bicara Kepolisian Metropolitan mengatakan dia tidak mengetahui adanya penangkapan terhadap demonstran.

Inggris sendiri telah melonggarkan karantina wilayahnya dalam beberapa pekan terakhir.  Toko-toko non-esensial dan perhotelan, serta kegiatan luar ruangan dibuka kembali pada 12 April, tetapi pertemuan dalam ruangan masih dilarang hingga 17 Mei.

Sebelumnya, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan pembukaan kembali adalah “langkah besar” menuju kebebasan. Namun warga tetap harus lebih bertanggung jawab karena virus corona masih menjadi ancaman.

Di negara tersebut pun sudah ada antrian di bar setelah tengah malam, dan warga kembali berpesta. Membuat orang berbelanja lagi menjadi sangat penting untuk pemulihan Inggris.

Pasalnya, 2020 menjadi tahun terburuk bagi ekonominya dalam lebih dari tiga abad. Di mana ada penurunan 9,8% dalam produk domestik bruto (PDB). (bpc2)

Sumber: CNBC Indonesia
Tags: anti lockdowndemonstranInggris
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

perang rusia meluas ke inggris
Berita

Perang Rusia Berpotensi Meluas, Inggris Masuk dalam Daftar Sasaran Putin

...

Read moreDetails

Perang Rusia dan Ukraina, Inggris Pastikan Akan Kirim 6.000 Rudal ke Ukraina

Pembelotan Tentara Muslim India di Indonesia

Catatan Sejarah 20 November: 10 Hari Pertempuran, Inggris Kuasai Kota Surabaya

Mengenal Mallaby, Jenderal Inggris yang Terbunuh di Surabaya

Catatan Sejarah 10 November: Surabaya Digempur Inggris, 40,000 Penduduk Tewas

Next Post
Sampoerna Foundation

Fadli Zon Minta Presiden Evaluasi Menkeu Sri Mulyani, Budi Gunadi dan Sandi Uno Dipuji

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.