Raja Arab Saudi Hadiri Rapat Kabinet dari Rumah Sakit

Rabu, 22 Juli 2020 10:50
Raja Arab Saudi Hadiri Rapat Kabinet dari Rumah Sakit
Raja Salman. (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saudi dilaporkan menghadiri rapat kabinet daring dari rumah sakit.

Media Aljazeera melaporkan pada Selasa malam, kondisi Raja Salman tampak stabil. Dalam sebuah video tanpa suara yang ditayangkan televisi Arab Saudi, sang raja tampak menghadiri rapat kabinet daring dengan duduk di balik meja dan membaca beberapa dokumen.

Advertisement

Seorang pejabat Arab Saudi yang tak diungkapkan identitasnya meminta rakyat agar tenang dan tidak panik. Dia mengatakan raja dalam kondisi baik.

Sebelumnya, Raja Salman dilaporkan dilarikan ke rumah sakit, Senin 20 Juli 2020.

Baca: Pengakuan Jun Wei Yeo ‘Bisa’ Bikin Ketegangan AS-China Kian Memanas

Raja Salman disebut dirawat di rumah sakit akibat radang kandung empedu.

Sang raja dilaporkan menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Tidak ada keterangan lain yang diberikan pihak kerajaan.

Salman bin Abdulaziz memerintah Arab Saudi sejak tahun 2015 lalu. Dia mendapatkan gelar ‘penjaga dua kota suci’.

Pertemuan dengan Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi juga dilaporkan dibatalkan. Mustafa al-Kadhimi juga menunda kunjungannya ke Riyadh.

“Memahami betapa pentingnya kunjungan ini dan keinginan membuatnya sukses, kami dengan bijak berkoordinasi dengan saudara kami di Irak untuk memutus menunda kunjungan Perdana Menteri Irak,” jelas Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Raja Salman sudah lima tahun ini memegang tampuk kekuasaan di Tanah Suci. Sebelumnya, raja berumur 84 tahun ini menjabat sebagai putera mahkota sekaligus Wakil Perdana Menteri sejak 2012.

Sebelum itu, dia adalah gubernur Riyadh selama 50 tahun.

Kini, anaknya, putera mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) akan melanjutkan kepemimpinan Raja Salman.

MBS begitu populer di karena usahanya memodern dan mengurangi kebijakan konservatif di Arab Saudi.

Namun, MBS mendapatkan pembicaraan buruk di dunia internasional karena disebut memerintahkan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. MBS sendiri membantah semua tuduhan tersebut. (bpc4)