• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pasokan Global Terancam, Saudi Aramco Hentikan Operasi Kilang Ras Tanura Usai Serangan Drone

Kilang Ras Tanura Saudi Aramco berhenti beroperasi usai serangan drone. Harga minyak dunia melonjak 9,7 persen di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 Maret 2026
Pasokan Global Terancam, Saudi Aramco Hentikan Operasi Kilang Ras Tanura Usai Serangan Drone

Fasilitas-Saudi-Aramco | Foto: Asiatoday.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Fasilitas pengolahan minyak mentah terbesar di dunia milik Saudi Aramco, Kilang Ras Tanura, dilaporkan berhenti beroperasi sementara pada Senin, 2 Maret 2026, seiring dengan meningkatkan konflik di Timur Tengah.

Ini merupakan langkah darurat yang harus diambil menyusul serangan pesawat tak berawak (drone) yang menghantam kawasan strategis tersebut di pesisir Teluk Arab.

Meski pihak Saudi Aramco dan pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum merilis pernyataan resmi, sejumlah sumber internal mengonfirmasi bahwa penutupan ini merupakan langkah preventif.

Perusahaan saat ini sedang melakukan penilaian menyeluruh terhadap potensi kerusakan infrastruktur.

“Operasional dihentikan untuk memastikan keamanan personel dan fasilitas. Sempat terjadi kebakaran di lokasi, namun api sudah berhasil dikendalikan oleh tim darurat,” ujar salah satu sumber yang mengetahui situasi tersebut, sebagaimana dilaporkan Bloomberg.

Kilang Ras Tanura memiliki peran vital dengan kapasitas pengolahan mencapai 550.000 barel per hari.

Gangguan di titik nadi energi ini langsung memicu kepanikan di pasar internasional. Di bursa London, harga minyak mentah melonjak tajam hingga 9,7 persen.

Para analis menilai serangan ini sebagai “skenario terburuk” bagi stabilitas pasokan energi dunia, terutama karena jalur maritim di Selat Hormuz juga dilaporkan nyaris lumpuh akibat eskalasi militer.

Serangan terhadap aset Aramco ini terjadi di tengah memanasnya suhu politik Timur Tengah pasca serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran akhir pekan lalu. Teheran merespons dengan meluncurkan ratusan rudal dan drone ke berbagai sasaran di kawasan Teluk.

Di tengah ketegangan ini, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa pihaknya menutup pintu dialog dengan Washington.

“Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS,” tegas Larijani melalui akun resminya di media sosial X, Senin, 2 Maret 2026.

Larijani juga melontarkan kritik pedas terhadap Presiden AS Donald Trump, menuduhnya telah mengorbankan pasukan Amerika demi kepentingan Israel.

“Dengan khayalannya sendiri, dia (Trump) telah mengubah slogan ‘America First’ menjadi ‘Israel First’ dan mengorbankan pasukan Amerika demi nafsu Israel akan kekuasaan,” tambah Larijani.

Kampanye militer AS-Israel sebelumnya dilaporkan telah menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran. Pihak Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa upaya diplomatik yang sempat dijajaki pada tahun 2025 kini hancur total akibat agresi militer tersebut.

Dengan berhentinya operasi di Ras Tanura dan kebuntuan diplomasi antara Iran dan AS, volatilitas harga energi diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, mengancam stabilitas ekonomi global yang bergantung pada pasokan minyak Timur Tengah.***

Tags: InternasionalIranTimur Tengah
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah
Ekonomi

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah

...

Read moreDetails
Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Next Post
Dunia Murka Usai Sekolah Putri di Iran Dibom

Dunia Murka Usai Sekolah Putri di Iran Dibom, UNESCO: Targetkan Pendidikan adalah Pelanggaran Berat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.