Internasional

Terapi Seni Membantu Anak-Anak Yang Bermasalah Dalam Berprilaku

Senin, 19 Januari 2015 16:30

Program Art Room ditujukan untuk anak-anak berusia antara 5 dan 16 yang telah diidentifikasi oleh guru-guru mereka, dimana anak-anak tersebut membutuhkan dukungan secara fisik maupun psikis.

AMPL Labs Smartbag, Ransel Paling Pintar di Dunia

Senin, 19 Januari 2015 15:45

Ransel pintar telah ada sejak beberapa waktu lalu, namun AMPL Labs mengklaim telah menciptakan backpack paling pintar

Penyakit Ginjal Menewaskan Ribuan Jiwa di Sri Lanka

Senin, 19 Januari 2015 13:23

Peristiwa ini menyerang beberapa desa di Sri Lanka dan telah meluas ke tujuh distrik di bagian tengah  sampai utara

Menlu Kanada Dilempar Telur Oleh Warga Palestina

Senin, 19 Januari 2015 12:12

Kanada melakukan kunjungan setelah ICC menyatakan sedang memulai pemeriksaan pendahuluan terkait keadaan di Palesina

Pemerkosa Bayi di Oklahoma Disuntik Mati

Senin, 19 Januari 2015 10:21

Tragis Charles Frederick Warner tega melakukan pembunuhan terhadap kekasihnya dan memperkosa anaknya sendiri

Seorang Guru Wanita Dipenjara Karena Melakukan Hubungan Seksual Dengan Muridnya

Sabtu, 17 Januari 2015 14:34

Amardip Bhopari, wanita yang berusia 28 tahun ini mengirim sebuah pesan singkat yang berisi nilai kepada muridnya itu

Anak Disiksa Karena Tidak Makan Kim Chi

Sabtu, 17 Januari 2015 13:13

Bagi anak yang tidak mau memakan makanan dari hasil fermentasi sayur-sayuran khas Korea Selatan tersebut, mereka akan disiksa

Panda Terancam Virus Mematikan

Sabtu, 17 Januari 2015 12:33

Keadaan ini Sangat, karena tidak ada perusahaan atau institusi penelitian yang memproduksi vaksin yang didesain khusus

The Barge of Arara Abadi Ruin the Mangroves in Untut Island

Sabtu, 17 Januari 2015 11:40

He said that the company had to make the mooring of barges from iron for them, do not tethered in the trees on the Untut Island

RAPP Dinilai tidak Hormati Hak Masyarakat Riau

Jumat, 16 Januari 2015 20:38

Elviriadi: bahwa selama ini perusahaan raksasa tersebut sama sekali tidak pernah memikirkan nasib masyarakat