• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kereta Kuda Bergambarkan Perbudakan Kerajaan Belanda Tuai Perhatian

Romi J. by Romi J.
20 Juli 2020
Kereta kuda

Kereta kuda Belanda. (Foto: Net)

156
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kereta kuda Kerajaan Belanda bernama Gouden Koets atau Kereta Kuda Emas menuai perhatian dunia internasional.

Pasalnya, di Gouden Koets tersebut terdapat gambar atau lukisan yang menggambarkan perbudakan yang dilakukan Belanda.

Lukisa tersebut menggambarkan ratu Belanda yang duduk di singasana. Kemudian, ada orang kulit hitam dan orang berkulit coklat menggunakan blankon yang menyembah.

Lukisan itu disebut ‘Penghargaan untuk Penjajah’.

Gouden Koets ini dibuat pada tahun 1898. Gouden Koets biasanya digunakan untuk mengangkut raja saat memberikan sambutan dihadapan anggota parlemen setiap bulan September.

Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengatakan dirinya menyadari bahwa lukisan ini memancing kemarahan masyarakat internasional.

Namun, menurut Rutte, Gouden Koets tersebut merupakan bagian sejarah dari Kerajaan Belanda.

Raja Belanda, Willem-Alexander mengakui juga memperhatikan perdebatan yang ditimbulkan oleh Gouden Koets. Namun, dia mengatakan Belanda tak akan mengubah lukisan tersebut.

“Lukisan itu bagian dari warisan budaya. Kita tidak akan menulis ulang sejarah dengan restorasi,” kata dia.

Kereta kuda tersebut kini tengah mendapatkan perbaikan, dan tak akan digunakan Raja Willem-Alexander hingga tahun 2021. (bpc4)

Tags: Belandaperbudakan
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Delano Diego Heijden, Pemain Feyenoord yang Bakal Dinaturalisasi

...

Read moreDetails
Kutang

Asal Usul Nama Kutang di Indonesia

batubara indonesia, batubara eropa

Kehilangan Gas Rusia, Negara di Eropa Mau Tak Mau Lirik Batubara

Catatan Sejarah 17 Januari: Penandatanganan Perjanjian Renville

Catatan Sejarah 8 Januari: Di Pengasingan Belanda, Pangeran Diponegoro Meninggal Dunia

Catatan Sejarah 5 Januari: Rengat Berdarah

Next Post
sapi kurban

Tutup Kebutuhan Sapi Kurban, Riau Datangkan 550 Ekor Sapi dari NTT

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.