• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Iran Serang Basis Militer AS di Qatar hingga UEA, Teluk Memanas Usai Gempuran Israel

Iran menyerang fasilitas militer AS di Qatar, Bahrain, Kuwait, dan UEA. Wilayah udara ditutup, ketegangan Timur Tengah kian memanas.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Februari 2026
Iran Serang Basis Militer AS di Qatar hingga UEA, Teluk Memanas Usai Gempuran Israel

Asap membubung di Teheran, Iran, setelah ledakan serangan Israel pada Sabtu (28/2/2026) | AFP/ATTA KENARE

153
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Ketegangan di kawasan Teluk memuncak setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan tersebut menargetkan pasukan AS yang berada di Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pemerintah Bahrain mengonfirmasi bahwa markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di negara itu menjadi salah satu sasaran. Pusat Komunikasi Nasional Bahrain menyatakan pusat layanan Armada Kelima terkena serangan rudal dan rincian lebih lanjut akan disampaikan kemudian. Armada Kelima AS memang bermarkas di Bahrain dan menjadi instalasi militer utama Washington di kawasan Teluk.

Di Qatar, Kementerian Pertahanan memastikan sistem pertahanan udara Patriot berhasil mencegat rudal Iran yang mengarah ke wilayahnya. Meski demikian, ledakan tetap terdengar di ibu kota Doha tak lama setelah pengumuman tersebut.

Laporan sejumlah kantor berita internasional menyebutkan ledakan juga terdengar di Kuwait dan Abu Dhabi. Dua warga Abu Dhabi mengaku mendengar dentuman keras di ibu kota UEA yang diketahui menjadi lokasi pangkalan militer AS. Media internasional turut melaporkan adanya ledakan keras di wilayah tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Qatar, Kuwait, dan UEA langsung menutup wilayah udara mereka. UEA bahkan sebelumnya telah menutup sebagian wilayah udaranya sebagai tindakan pencegahan luar biasa di tengah eskalasi konflik.

Serangan Iran ini terjadi setelah militer AS dan Israel lebih dulu menggempur sejumlah kota di Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Beberapa rudal Israel menghantam titik-titik strategis di Teheran, termasuk kawasan Jalan Universitas dan Jomhouri. Ledakan juga dilaporkan terjadi di Isfahan serta sejumlah kota lain seperti Tabriz, Karaj, Kermanshah, Qom, Ilam, dan Provinsi Lorestan.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut serangan tersebut sebagai langkah pendahuluan untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel. Israel mengklaim operasi itu menyasar target militer strategis Iran.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi telah meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai balasan atas serangan gabungan AS-Israel. Teheran juga menegaskan akan membalas setiap agresi dari Amerika Serikat dan Israel.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tujuan operasi militer itu adalah menghancurkan kekuatan militer Iran dan menggulingkan pemerintahan yang berkuasa sejak Revolusi 1979. Dalam pidatonya, Trump menyebut sasaran utama serangan adalah fasilitas rudal dan angkatan laut Iran. Ia juga menyerukan rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka sendiri.

Eskalasi saling serang ini memperbesar risiko konflik terbuka di Timur Tengah. Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Teluk memperlihatkan tingkat kewaspadaan tinggi terhadap potensi serangan lanjutan dalam beberapa hari ke depan.

Kata kunci populer: Iran serang AS, konflik Timur Tengah 2026, serangan rudal Iran, Armada Kelima AS, Israel gempur Iran, Donald Trump, Qatar tutup wilayah udara, ledakan Abu Dhabi.***

— Kompas.com —

Tags: Amerika serikatInternasionalIran
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar
Ekonomi

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

...

Read moreDetails
Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Next Post
Ayatollah Ali Khamenei Wafat Akibat Serangan AS-Israel, IRGC: Tidak Akan Biarkan Mereka Lolos

Ayatollah Ali Khamenei Wafat Akibat Serangan AS-Israel, IRGC: Tidak Akan Biarkan Mereka Lolos

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.