• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

China dan AS Kompak Beri Bantuan, Kasus Covid-19 di India Kian Mengkhawatirkan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 April 2021
perang dagang china as

Ilustrasi bendera China-AS. (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kekurangan oksigen oleh tenaga medis yang kritis akibat Covid-19, membuat kondisi India semakin buruk. Penyebaran virus corona pada gelombang kedua telah menyebabkan banyak orang di negeri Bollywood itu meninggal dunia.

China dan Amerika Serikat [AS] pun menaruh rasa simpati mendalam kepada tanah kelahiran Mahatma Gandhi itu. Jumlah kasus Covid-19 harian di India mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya secara internasional dalam 2 hari berturut-turut.

Sekitar 332.730 kasus baru Covid-19 tercatat pada Jumat 23 April 2021, bersama dengan 2.263 kematian. Sementara itu, pihak berwenang di seluruh negeri bergegas mengatasi kekurangan oksigen, yang digunakan untuk merawat pasien penderita reaksi parah terhadap penyakit yang memicu pandemi global itu.

Krisis tersebut membuat China kembali menegaskan kesediaannya untuk memberikan dukungan kepada negara Asia Selatan itu. Sementara Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya juga sedang melakukan pembicaraan dengan Pemerintah New Delhi.

“China menyampaikan simpati yang tulus kepada India atas situasi yang memburuk di negara itu baru-baru ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian dalam jumpa pers melansir Newsweek pada Jumat, 24 April 2021.

Pemerintah China, kata dia, dengan tegas mendukung pemerintah India dan rakyatnya dalam memerangi virus corona. “China siap memberikan dukungan dan bantuan sesuai kebutuhan India, dan sedang berkomunikasi dengan pihak India mengenai hal ini.”

Tawaran itu menggemakan tawaran yang Kamis, 23 April 2021, oleh rekannya Wang Wenbin, dan Zhao menyimpulkan dengan pesan harapan, dengan mengatakan, “Kami percaya bahwa rakyat India akan mengalahkan virus itu secepatnya.”

Terpisah, Sekretaris Pers Gedung Putih AS Jen Psaki juga membahas masalah ini ketika ditanya oleh wartawan dalam konferensi pers reguler pada hari yang sama.

Amerika Serikat menyatakan simpati terdalam kami kepada rakyat India yang jelas-jelas menderita selama pandemi global ini,” katanya.

“Kami bekerja sama dengan pejabat India di tingkat politik dan pakar untuk mengidentifikasi cara membantu mengatasi krisis.”

Ditanya secara khusus tentang bantuan dalam mengatasi kekurangan oksigen di India, dia menolak menjelaskan secara rinci. Tetapi Psaki menekankan jumlah keseluruhan bantuan yang dikirim ke New Delhi oleh Washington.

“Kami jelas telah menyediakan berbagai pendanaan selama ini, itu adalah dana yang sangat besar, jumlah yang signifikan, kami mungkin salah satu kontributor terbesar di dunia untuk India dalam hal kebutuhan kesehatan mereka,” tambahnya.

“Ini diberikan ke berbagai persediaan dan pelatihan, tetapi saya akan memeriksa apakah oksigen secara khusus merupakan bagian dari bagaimana kami dapat membantu pada saat ini.”

Psaki mengatakan AS telah menyediakan 4 miliar dollar AS (Rp 58 triliun) untuk inisiatif vaksin global Covax Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebesar 1,4 miliar dollar AS (Rp 20,3 triliun) juga diberikan dalam bantuan kesehatan ke India untuk membantu mereka bersiap menghadapi pandemi di masa depan dan menangani masalah saat ini. Itu termasuk memberikan India persediaan bantuan darurat, hingga ventilator.

Dia juga menyoroti keanggotaan AS dan India dalam Quadrilateral Security Dialogue, dialog sekelompok negara yang juga termasuk Australia dan Jepang, dan mengatakan mereka berempat telah menjadikan kerjasama vaksin sebagai “prioritas besar”.

(bpc2)

Sumber: Kompas.com
Tags: ASBantuanchinaCovid-19covid-19 di indonesiaindia
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Xpeng Mona L05, SUV Listrik 4 Pilihan Jarak Tempuh, Harga Mulai Rp400 Jutaan
Otomotif

Xpeng Mona L05, SUV Listrik 4 Pilihan Jarak Tempuh, Harga Mulai Rp400 Jutaan

...

Read moreDetails
Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

China Impor Emas hingga 173 Ton, Aktif Memburu Diskon

China Impor Emas hingga 173 Ton, Aktif Memburu Diskon

Next Post

Anies-AHY Berpeluang Capres-Cawapres 2024

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.