• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Irfan Tergerak Melihat Limbah Serbuk Kayu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 Maret 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ide bisnis jamur tiram yang dijalani Irfan (28) berawal dari banyaknya limbah serbuk kayu di sekitar tempat tinggalnya. Ia pun berpikir untuk memanfaatkan limbah tersebut menjadi sesuatu yang berguna. Dan berbekal pengalaman membantu budidaya jamur saat tinggal di Jawa, Irfan pun mengolah limbah tersebut menjadi media tanam (baglog) jamur.
 
Kepada bertuahpos.com Irfan bercerita sudah menekuni usaha budidaya jamur tiram sejak tiga tahun lalu. Sebenarnya sudah mulai merintis sejak 2007, tapi belum fokus karena masih memiliki profesi lain. Namun seiring waktu berjalan, Irfan merasa tak lagi menyenangi profesinya itu dan memutuskan untuk fokus mengurus jamur tiramnya. Meskipun ia harus mulai merogoh kocek agak dalam.
 
“Modal awal memang cukup besar. Yaitu modal untuk pengadaan lahan membuat kumbung saja. Sekitar Rp 70 juta harus dikeluarkan untuk membuka usaha ini,” ujarnya. Ia membuat kumbung berukuran 8×20 meter. 
 
Membudidayakan jamur tiram memang tidak sulit, namun tetap saja ada kendala yang dialami. Dari ribuan baglog yang dimilikinya, ternyata tidak semua bibit jamur tiram tumbuh. Tapi ia tak patah arang. Ia mencoba terus dan evaluasi penyebab kegagalan.
 
“Saya coba terus dan evaluasi apa penyebabnya. Ternyata media tanamnya kurang steril sehingga ditumbuhi jamur liar,” sebutnya.
 
Selain gagal tumbuh, ia juga mengaku kesulitan di awal pemasarkan jamur. Hal itu dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang kelezatan dan manfaat jamur tiram masih kurang. Akhirnya pemasaran hanya dilakukan dari mulut ke mulut. 
 
Sekarang, usaha budidaya jamur tiramnya sudah beroperasi dengan lancar. Irfan memiliki omset antara Rp 5 juta hingga Rp 7 juta dari penjualan jamur segar, media tanam, dan pembibitan. Tentunya ia berharap usaha ini terus maju. Karena pasar jamur tiram masih terbuka lebar. 
 
Saat ini lelaki lajang ini aktif mengisi seminar terkait budidaya jamur tiram. Baginya selain bisa membagi ilmu juga sekaligus mempopulerkan Jamur Tiram sebagai panganan yang sehat dan lezat.
 
Di usia yang masih terbilang muda, Irfan berhasil membuka lapangan kerja sendiri. “Selagi muda jika ada peluang kenapa tidak membuka usaha. Apa lagi bidang usaha yang disukai. Kebetulan saya juga pengemar jamur,” jelasnya.
 
Selain itu dengan berbudidaya jamur tiram, Irfan bisa mengurangi limbah di sekitar. “Ya, seperti serbuk kayu itu. Dari pada dibakar lebih baik kita yang ambil, dan yang punya senang karena limbahnya berkurang,” tambahnya.
 (riki)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya
Ekonomi

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

...

Read moreDetails
Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis

Suzuki S-Presso Girl Edition, Mini SUV Kompak Dibekali Mesin K10B Harganya Rp100 Jutaan

Suzuki S-Presso Girl Edition, Mini SUV Kompak Dibekali Mesin K10B Harganya Rp100 Jutaan

Next Post

Sehari Mencuci 40 Mobil

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.