• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Teori Strategi Investasi “Terlalu Aktif Berinvestasi Justru Bikin Rugi”, Berikut Hasil Pembuktiannya Lewat Studi

Studi Morningstar membuktikan bahwa strategi investasi yang menunjukkan investor terlalu aktif bisa kehilangan hingga 15% keuntungan. Strategi pasif ala Warren Buffett terbukti lebih efektif.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 Desember 2025
Warren Buffett ke Investor Muda: Lebih Baik Beli Rumah Ketimbang Saham

Warren Buffett

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Nasehat klasik dari ‘Bapak Investasi’, Warren Buffet, tentang strategi investasi bahwa “semakin sering investor bertindak, semakin besar potensi kerugian yang mereka ciptakan sendiri”, berhasil dibuktikan lewat studi terbaru Morningstar.

Studi ini membuktikan bahwa perilaku investor adalah penentu paling utama, bahkan kerap menjadi penghambat pertumbuhan aset jangka panjang.

Dilansir dari Investor.id, riset Morningstar ini melakukan kajian pada rentang periode 10 tahun (hingga 31 Desember 2024), menemukan adanya adanya kesenjangan signifikan antara Total Return dan Investor Return.

Total Return mencerminkan kinerja murni aset, sementara Investor Return menggambarkan keuntungan nyata yang benar-benar diperoleh investor setelah keputusan beli dan jual.

Hasilnya, Total Return tercatat sebesar 8,2% per tahun jika investasi dilakukan sekali dan dibiarkan tanpa intervensi. Namun, Investor Return hanya mencapai 7,0% per tahun.

Selisih 1,2% ini setara dengan pengikisan keuntungan hingga 15% akibat perilaku investor sendiri.

Studi ini menyimpulkan bahwa sebuah tindakan yang dilakukan secara tiba-tiba atau spontan (impulsif) menjadi penyebab utama kerugian tersebut.

Investor kerap panik menjual saat pasar turun dan tergoda membeli saat harga tinggi karena Fear of Missing Out (FOMO).

“Pola ini membuat investor membeli mahal dan menjual murah—kebalikan dari prinsip investasi sehat,” bunyi hasil riset itu.

Bahkan perilaku yang terlihat disiplin, seperti rebalancing rutin atau penyesuaian portofolio berkala, tetap berpotensi menggerus imbal hasil.

Biaya transaksi dan kesalahan timing pasar menjadi faktor yang sering diabaikan, tetapi berdampak nyata dalam jangka panjang.

Studi ini juga mencatat bahwa dana alokasi seperti reksa dana target-date memiliki selisih paling kecil antara Total Return dan Investor Return.

Strategi pasif yang minim campur tangan investor terbukti mampu menekan risiko kesalahan psikologis.

Temuan Morningstar ini sejalan dengan pandangan Warren Buffett yang konsisten mendorong strategi buy and hold.

Buffett menegaskan bahwa bagi investor ritel yang tidak mengelola investasi secara profesional, pendekatan sederhana dan sabar justru paling menguntungkan.

Kesimpulan utama riset ini, bahwa musuh terbesar investor bukanlah volatilitas pasar, melainkan perilaku mereka sendiri.

Ketidakmampuan untuk tetap tenang dan konsisten sering kali membuat potensi keuntungan jangka panjang terbuang sia-sia.***

Tags: insightInvestasi
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi
Ekonomi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

...

Read moreDetails
Riau Cari Investor untuk Pelabuhan Buruk Bakul

Riau Cari Investor untuk Pelabuhan Buruk Bakul

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2026 Naik 4,9%, Ini Rinciannya

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Dua Perusahaan Tambang di Riau Sedang Dievaluasi, Satu Izin Perusahaan Dibekukan

Pemprov Riau Targetkan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kewajiban Rekening BRK Syariah

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Next Post
Update Harga Emas Pegadaian 27 Desember 2025

Update Harga Emas Pegadaian 27 Desember 2025

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.