• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 24, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 3 April: Ditembak Matinya Daeng Koro, Teroris Mantan Prajurit TNI

Romi J. by Romi J.
3 April 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Daeng Koro, atau yang bernama asli Sabar Subagyo, adalah salah satu teroris paling berbahaya di Indonesia.

Dikutip dari wikipedia, kemampuan Daeng Koro di militer tidak main-main. Daeng Koro adalah mantan prajurit TNI dengan pangkat Kopral Dua. Lebih berbahaya lagi, dia sempat akan bergabung dengan Kopassus pada tahun 1982, meski akhirnya tidak lolos di tes komando.

Daeng Koro memiliki kemampuan perang hutan. Selain itu, dia juga memiliki kemampuan untuk merakit bahan peledak, membuatnya dinyatakan sebagai teroris berbahaya.

Setelah tak dinyatakan lolos Kopassus, Daeng Koro sempat bertugas di Kostrad, tepatnya di Brigade Infanteri 3 Kostrad dan bergabung dengan Batalyon Infanteri 432 yang bermarkas di Maros, Sulawesi Selatan.

Daeng Koro dipecat dari satuan TNI pada tahun 1992 karena berselingkuh dengan isteri prajurit lainnya. Dia kemudian dipecat secara tidak hormat.

Menurut mantan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Ansyaad Mbai, Daeng Koro mulai terlibat aksi terorisme pada tahun 2000. Dia sempat menjadi pelatih teroris di beberapa wilayah Indonesia.

Pada tahun 2012, Daeng Koro bergabung dengan kelompok teroris Santoso. Bersama kelompok Santoso, Daeng Koro melakukan beberapa aksi, seperti upaya pembunuhan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (kini Mentan), pembunuhan dua anggota Polres Poso, hingga penghadangan Sat Brimob Polda Sulawesi Tengah di Desa Kalora, Poso Pesisir Utara, Desember 2012, yang menewaskan tiga orang anggota Brimob.

Daeng Koro akhirnya tewas saat kontak senjata dengan Densus 88 pada 3 April 2015 di di pegunungan Sakina Jaya, Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong. (bpc4)

Tags: Daeng koroPrajurit TNIteroris
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Hukum Kriminal

Ini Kata Densus 88 Terkait Penangkapan Teroris yang Berencana Gagalkan Pemilu

...

Read moreDetails
KKB TNI

KKB Papua Akui Tembak Mati Prajurit TNI

MUI Perketat Rekrutmen Anggota Setelah Densus 88 Tangkap Ahmad Zein

MUI

MUI Sebut Kegiatan Pribadi Tak Terkait dengan Kepengurusan

Fadli Zon: Teroris Harus Diberantas, Tapi Jangan Dijadikan Komoditas

‘Prestasi’ Noordin M Top Selama Meneror Indonesia

Next Post

Razman: Keberadaan Nazaruddin Beban Bagi Demokrat KLB

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.