• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 24 Februari: Aksi Tritura 1966, Arif Rahman Hakim Gugur

Romi J. by Romi J.
24 Februari 2021
218
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sejak peristiwa pemberontakan G30S/PKI, mahasiswa bergerak turun ke jalan menuntut Soekarno membubarkan PKI. Selain itu, para mahasiswa juga menentang pelantikan kabinet Dwikora II oleh Soekarno.

Gerakan mahasiswa ini dikenal dengan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura), yang berisikan tuntutan pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya, perombakan kabinet Dwikora, dan turunkan harga pangan.

24 Februari 1966, sejak subuh, mahasiswa sudah bergerak dan memberhentikan semua mobil di jalan strategis. Mereka juga mengempesi ban, serta membuat arus lalu lintas di ibukota lumpuh total.

Hanya saja, kabinet Dwikora II tetap dilantik. Banyak diantara menteri yang ditunjuk datang menggunakan helikopter. Ada juga yang hanya berjalan kaki, serta ada yang menggunakan sepeda.

Lewat tengah hari. Kerumunan massa mahasiswa semakin mendekat ke istana. Saat itu, jarak mahasiswa dan istana hanya ratusan meter.

Saat itu, terdengarlah tembakan dari arah istana, dari arah pasukan Tjakrabirawa, pasukan pengaman presiden Soekarno. Kepanikan melanda kerumunan mahasiswa. Korban berjatuhan. Namun, menurut Maulwi Saelan, salah satu pasukan Tjakrabirawa, tembakan tersebut bukan berasal dari mereka.

Dua orang demonstran kemudian dinyatakan meninggal. Arif Rahman Hakim, mahasiswa Universitas Indonesia, dan Zubaedah, siswi SMA.

Arif Rahman Hakim dikebumikan esok hari. Aksi arakan besar-besaran dilakukan dari Universitas Indonesia.

Gugurnya Arif Rahman Hakim membuat gerakan mahasiswa meluas. Puncaknya, keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang dimanfaat Soeharto untuk menjatuhkan Soekarno. Tak lama, PKI pun dibubarkan, dikutip dari berbagai sumber. (bpc4)

Tags: arif rahman hakimGerakan trituraMahasiswa
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Silih Berganti Massa Aksi Padati DPRD Riau, Tuntutan Terus Menggema

...

Read moreDetails

Berani Duduk Bersama Rakyat, DPRD Riau Tuai Respek Massa Aksi

Road Safety Innovation Bentuk Pelibatan Mahasiswa dalam Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas

Ratusan Mahasiswa dan Pemuda Pancasila Tuntut Kejati Riau Periksa Gubernur Riau dan Sekda SF Haryanto  

Mahasiswa Desak Kejati Usut Dugaan Suap Tender Proyek Sekdaprov Riau

Amnesty International: Polisi Banting Mahasiswa Tindakan Kriminal

Next Post

Lewandowski Terus Tunjukkan Performa di Level Tertinggi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.