• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 2 Desember: Tragedi di Sungai Beramas

Romi J. by Romi J.
2 Desember 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Minggu, 2 Desember 1945, Mayor Andrew Sandilands Knox Anderson melapor ke Kantor Polisi RI di Padang. Anderson melaporkan bahwa dirinya bersama sang kekasih, Ann Helen Allingham ingin berlibur ke bungalow dengan pemandangan indah Sungai Beramas, 11 kilometer arah selatan Padang.

Di kantor polisi RI, Anderson melaporkan ke Johnny Anwar, seorang anggota polisi kenalannya. Saat itu, ditengah situasi perang, protokolnya Anderson memang harus melapor kepada otoritas Indonesia jika ingin bepergian.

Johnny Anwar yang melihat kondisi tempat berlibur Anderson merasa khawatir. Sungai Beramas itu terletak di pinggir hutan dan sepi. Tempat itu rawan dengan aksi kejahatan.

Namun, Anderson hanya tertawa dan berkata,” itu urusanku”.

Maka, pagi minggu itu, Anderson dan Allingham meluncur ke Sungai Beramas menggunakan jip militer. Mereka juga berencana menginap di bungalow tersebut.

Tak disangka, empat pemuda dibawah pimpinan Kamaruddin melihat kesempatan ini, dan mengintai dua warga Inggris yang tengah kasmaran tersebut. Malamnya, saat Anderson dan kekasihnya tengah mandi, Kamaruddin dan rekannya langsung merangsek dan menikam keduanya hingga tewas.

Besoknya, markas tentara Inggris di Padang geger. Dua warga Inggris menghilang. Inggris menuduh pejuang Indonesia yang melakukan pembunuhan warganya.

Lima hari setelah hilangnya Anderson dan Allingham, Inggris menyerbu desa-desa di sekitar Sungai Beramas. Rumah penduduk dihancurkan dan dibakar, tanpa penduduk diberikan kesempatan menyelamatkan harta bendanya.

10 Desember, mayat Anderson dan Allingham ditemukan. Inggris semakin berang. Mereka menyerbu markas pejuang. Tak hanya itu, Inggris juga menangkapi pemuda di jalan dan melakukan pembantaian.

Akibat amukan Inggris, 443 rumah hancur ataupun terbakar. 12 pemuda ditembak mati. (bpc4)

Tags: InggrisSungai beramas
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

perang rusia meluas ke inggris
Berita

Perang Rusia Berpotensi Meluas, Inggris Masuk dalam Daftar Sasaran Putin

...

Read moreDetails

Perang Rusia dan Ukraina, Inggris Pastikan Akan Kirim 6.000 Rudal ke Ukraina

Tragedi Sungai Beramas, Petaka di Padang

Pembelotan Tentara Muslim India di Indonesia

Catatan Sejarah 20 November: 10 Hari Pertempuran, Inggris Kuasai Kota Surabaya

Mengenal Mallaby, Jenderal Inggris yang Terbunuh di Surabaya

Next Post

Cegah Pelanggaran, Bawaslu Riau Buka Posko Pengaduan Anti Money Politik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.