BERTUAHPOS.COM — Pelarian panjang otak penyelundupan sabu akhirnya berakhir di tangan Satresnarkoba Polres Bengkalis. Pria berinisial A (48) yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2023 silam berhasil diringkus di kediamannya sendiri.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengungkapkan, bahwa tersangka merupakan buronan utama dalam kasus penyelundupan sabu seberat 15 kilogram.
“Kasus ini bermula ketika polisi berhasil mencegat seorang kurir yang membawa 15 bungkus besar sabu murni. Sejak saat itu, nama A mencuat dalam radar penyidik sebagai sosok misterius yang mengendalikan alur komunikasi jaringan gelap tersebut,” ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.
Penangkapan berlangsung dramatis pada Kamis dini hari, 18 Juni 2026, sekitar pukul 02.50 WIB. Tim opsnal yang telah lama mengintai pergerakan tersangka melakukan penggerebekan senyap di Jalan Batin Alam, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis.
A yang merasa posisinya sudah aman setelah bertahun-tahun buron tak mampu berkutik. Tersangka hanya bisa pasrah saat tangannya diborgol petugas tanpa perlawanan berarti.
Dari hasil penyelidikan, peran A dalam jaringan gelap ini terbukti sangat vital. Ia bertindak sebagai fasilitator komunikasi yang menghubungkan kurir dengan bandar utama yang kini masih dalam pengejaran.
Tanpa koordinasi dingin dari A, transaksi barang haram bernilai miliaran rupiah itu dipastikan tidak akan pernah berjalan. Perburuan terhadapnya pun menguji kesabaran personel Satresnarkoba Polres Bengkalis selama hampir tiga tahun.
“Selama seribu hari terakhir, tim di lapangan terus melakukan pelacakan digital, pengumpulan informasi dari informan, hingga pengamatan rahasia,” jelas AKBP Fahrian. Kegigihan tersebut akhirnya terbayar ketika informasi akurat mengenai kepulangan A ke rumahnya berhasil terendus petugas.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga menjadi alat komunikasi utama untuk mengatur transaksi narkoba. Saat diinterogasi, A tak dapat mengelak dan mengakui seluruh perbuatannya termasuk hubungan dengan para pelaku yang kini sudah mendekam di balik jeruji besi.
Kejutan lain muncul saat tersangka menjalani tes urine di Mapolres Bengkalis. Hasilnya menunjukkan positif mengandung methamphetamine atau sabu.
Kini A telah dijebloskan ke sel tahanan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus membidik target lebih besar demi membongkar akar jaringan narkotika yang masih mencoba bermain di wilayah hukum Bengkalis.









