BERTUAHPOS — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun 2024 menjadi Rp23,65 triliun. Angka ini turun tipis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp24,56 triliun. Dengan demikian, laba bersih per saham (EPS) Telkom berada di angka Rp238,64 per lembar saham.
Meski mengalami penurunan laba, Telkom tetap menunjukkan fundamental keuangan yang solid. Total pendapatan atau revenue pada 2024 tercatat sebesar Rp149,96 triliun, sedangkan laba operasi mencapai Rp42,99 triliun.
EBITDA perseroan terbilang kuat, yaitu sebesar Rp75,63 triliun, dengan rasio EBITDA terhadap beban bunga (interest expense) berada di kisaran 14,52 kali — menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola kewajiban keuangannya dengan baik.
Dari sisi neraca, Telkom memiliki total aset sebesar Rp299,67 triliun dan kas sebesar Rp33,90 triliun. Total ekuitas perusahaan mencapai Rp162,49 triliun, sedangkan total utang jangka pendek dan jangka panjang masing-masing sebesar Rp76,76 triliun dan Rp60,41 triliun. Hal ini membuat rasio debt-to-equity berada di level 0,84, cukup moderat untuk perusahaan dengan skala sebesar Telkom.
Di pasar saham, harga saham TLKM per akhir kuartal IV 2024 berada di level Rp2.550 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp252,6 triliun. Rasio Price to Earnings Ratio (PER) perusahaan tercatat sebesar 10,69 kali, sedangkan rasio Price to Book Value (PBV) sebesar 1,55 kali, mencerminkan valuasi yang masih wajar di pasar.
Dari sisi profitabilitas, Return on Asset (ROA) Telkom tercatat sebesar 7,89%, sedangkan Return on Equity (ROE) sebesar 14,55%. Dividen per saham yang dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp178,50, tetap menjadi daya tarik bagi investor jangka panjang.
Meskipun laba bersih mengalami penurunan, kekuatan EBITDA, stabilitas keuangan, dan rasio keuangan yang sehat menunjukkan bahwa Telkom masih menjaga performa kinerja secara keseluruhan. Dengan dominasi di sektor telekomunikasi dan inovasi digital yang terus dikembangkan, Telkom masih menjadi salah satu emiten unggulan di Bursa Efek Indonesia.***
Sumber: Financial Statements full year 2024 of TLKKM yang dipulikasional IPOT News.








