BERTUAHPOS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis, 9 Oktober 2025 dengan reli kuat, naik 84,91 poin atau 1,04% ke level 8.250,94. Angka ini menjadi rekor all time high (ATH) intraday terbaru di pasar modal Indonesia.
Sebanyak 455 saham menguat, 245 melemah, dan 256 stagnan. Aktivitas transaksi juga meningkat signifikan, dengan nilai mencapai Rp 30,27 triliun di seluruh bursa.
Sektor transportasi memimpin penguatan dengan lonjakan 3,14%, diikuti sektor barang konsumen primer yang naik 1,63%, serta barang konsumen non-primer sebesar 1,51%. Sektor keuangan juga menguat 1,14%, sementara kesehatan naik 0,99%.
Sektor infrastruktur turut menambah tenaga IHSG dengan kenaikan 0,95%, disusul barang baku naik 0,43%, dan perindustrian tumbuh 0,16%.
Meski mayoritas sektor hijau, tekanan jual masih terasa di teknologi yang anjlok 3,26%, energi melemah 1,12%, serta properti turun 0,44%.
Dari sisi saham individu, lima emiten mencatatkan lonjakan harga tertinggi hari ini. Saham PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) memimpin dengan kenaikan 34,48%, disusul PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) yang naik 34,19%.
Selanjutnya, saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), dan PT Indointernet Tbk (EDGE) sama-sama meroket 25%.
Sebaliknya, sejumlah saham mengalami tekanan tajam. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) merosot 14,98%, PT Pakuan Tbk (UANG) turun 14,96%, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) jatuh 14,53%, disusul PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) yang masing-masing melemah 9,92% dan 9,75%.***









