• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Penggunaan QRIS di Riau Tembus 118 Ribu Marchent

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Maret 2021
penggunaan qris di riau

Deputi Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Riau Teguh Setiadi dalam pembukaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Mal SKA, Pekanbaru, Rabu, 3 Maret 2021. (Melba/Bertuahpos)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bank Indonesia [BI] mencatat penggunaan QRIS sebagai alat transaksi elektronik di Riau sudah 118 ribu marchent.

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Bidang Perumusan dan Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Teguh Setiadi, dalam pembukaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Mal SKA, Pekanbaru, Rabu, 3 Maret 2021.

“Memang untuk adopsi QRIS menurut catatan kami terus tumbuh dan berkembang. Kami terus mendorong penggunaannya dari sisi penjualan, tapi nanti sambil berjalan akan kami lihat lagi. di Riau sudah 118 ribu [marchent] yang ada QRIS,” ungkapnya.

Dia menambahkan, secara keseluruhan program QRIS yang diinisiasi oleh Bank Indonesia sejauh ini sudah berjalan di semua perbankan. Dengan demikian setiap transaksi secara elektronik sudah bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi pembayaran jenis apapun.

“Sejauh ini tak ada kendala, tak ada masalah sampai sekarang. Sekarang, justru makin meningkat jumlah transaksi dengan QRIS. Belum lagi ada diskon-diskon. Kami meyakini QRIS akan menjadi sarana utama untuk meminimalisir transaksi tunai,” jelas Teguh.

Menurutnya, dengan hadirnya QRIS, setiap transaksi menjadi lebih mudah dan efisien. QRIS dalam penggunaannya, terbukti berhasil lebih cepat, aman dan nyaman.

“Dulu kan ada banyak barcode yang dipakai. Tapi sekarang cukup satu saja sudah bisa semuanya. Salah satu yang memudahkan, misalnya belanja tak perlu lagi pakai nomor rekening. Tinggal scan aja, jadi nggak perlu bawa dompet, cukup bawa HP aja,” tuturnya.

Teguh memastikan saat ini seluruh pelaku usaha yang tergabung dalam Aspekraf Riau saat ini sudah menyediakan QRIS untuk alat transaksi elektronik. Dia berharap, hal ini dapat memicu UMKM di Riau semakin tumbuh dan berkembang ke depannya. 

Bank Indonesia mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM di Riau untuk menggunakan QRIS sebagai sarana transaksi. Dorongan ini dalam rangka untuk mewujudkan digitalisasi ekonomi di Provinsi Riau.

Teguh Setiadi mengungkapkan, program digitalisasi ekonomi di UMKM akan lebih dimaksimalkan pada tahun 2021. 

“BI dorong digitalisasi perekonomian UMKM. Kalau memang sudah ada kafe sudah QRIS, bagus. Digitalisasi ekonomi sangat penting bagi UMKM untuk mereka bisa bangkit,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dorongan UMKM untuk digitalisasi diharapkan agar sektor usaha ini bisa naik kelas, dan meningkatkan pendapatannya. 

“Kalau sebelumnya mereka cuma bisa bikin makanan, dengan digitalisasi produksi mereka sudah lebih dari itu. Digitalisasi ekonomi juga akan meningkatkan inklusi keuangan pelaku UMKM,” tambahnya.

Teguh Setiadi mengungkapkan, sektor UMKM selama ini telah berkontribusi sekitar 50% terhadap PDRB. Sedangkan dari sektor tenaga kerja, sektor UMKM telah berkontribusi sehingga 90%.

“Namun di lapangan masih kita temui ada banyak UMKM yang tidak formal. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Dengan digitalisasi diharapkan mereka bisa menikmati layanan keuangan yang tersedia saat ini.

Secara nasional, Teguh Setiadi menyebutkan, untuk tahun 2021 BI menargetkan 12 juta merchant pengguna QRIS. (bpc2)

Tags: bank Indonesiapengguna qris di riauqristransaksi digital
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

OJK Ungkap 5 Modus Kejahatan Keuangan Digital, Masyarakat Diminta Waspada
Ekonomi

Waspada Investasi Ilegal di Era Transaksi Digital, Ini Kata Kepala OJK Riau

...

Read moreDetails
Ekonomi syariah

Ekonomi Syariah Indonesia Bidik Posisi 3 Besar Dunia

Tensi AS-Iran Memanas, Rupiah Terkoreksi Tajam Dekati Level Rp17.000

Mengapa BI Turunkan Batas Beli Dolar AS?

Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.908 per Dolar AS di Awal Pasar

Rupiah Menguat Berkat Intervensi BI Jelang Keputusan RDG

Next Post

Perhatikan Lagi, Ini Lima Level Kekhusu'an Shalat Menurut Ustadz Khalid Basalamah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.