PEMBATASAN BBM SUBSIDI: Tarif Angkutan Naik Sepihak, Pemerintah Bakal Beri Sanksi

Selasa, 12 Agustus 2014 11:47

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA — Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan tegas kepada operator yang menaikkan tarif dasar secara sepihak tanpa persetujuan dari pemerintah.

“Yang menaikkan tarif nanti kita hitung mengenai tarif dasarnya berapa kilo meter, berapa penumpangnya dan di mana wilayahnya,” katanya.

Terkait penaikan yang sudah terjadi dilapangan saat ini, pihaknya mengakui ini merupakan penaikkan tarif sepihak yang tidak resmi karena belum ada persetujuan pemerintah.

Selain itu penaikan sepihak ini merupakan efek psikologis dari kebijakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi ini.

Baca: Masyarakat Pekanbaru Optimis akan ada Perbaikan Pendapatan di 2015 ini

“Kalau ada yang melapor nanti kita berikan sanksi, daerah dan wilayahnya di mana,” imbuhnya.

Biasanya penaikkan sepihak ini dalam 2 atau 3 hari akan kembali normal. Efek psikologis ini biasanya hanya sebentar.

Dia menambahkan penaikkan tarif yang dilakukan operator merupakan efek psikologis dari kebijakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi ini.

“Mereka biasanya tidak akan menaikkan tarif semena-mena, itu biasanya supir yang menaikkan,” imbuhnya.

Sementara itu mengenai batas maksimal tarif dasar ini akan ditentukan nanti melalui rapat dengan beberapa pihak yang berkepentingan seperti Organda salah-satunya.(Bisnis)

Berita Terkini

Minggu, 31 Mei 2020 22:47

Motor Stay di Garasi, Perlukah Ganti Oli?

#OTOMOTIF

Minggu, 31 Mei 2020 22:20

Bencana Banjir Jadi Momok di Indonesia

#BENCANA

Minggu, 31 Mei 2020 22:05

Jangan Mencela Ciptaan Allah

#ISLAMPEDIA

Minggu, 31 Mei 2020 21:20

Final Piala FA, Fans Berpeluang Hadir di Stadion

#OLAHRAGA

Minggu, 31 Mei 2020 21:07

Masjid Al-Aqsa Dibuka Kembali

#ISLAMPEDIA

Minggu, 31 Mei 2020 19:48

Yuk Buat Silky Puding untuk Buka Puasa

RESEP MASAK

Minggu, 31 Mei 2020 17:33

Tabah Dalam Menghadapi Ujian Kehidupan

#ISLAMPEDIA