Dolar AS stabil setelah penguatan, pasar menunggu data ketenagakerjaan pekan depan. Tren pelemahan fundamental USD masih berlanjut akibat proteksionisme dan politik domestik.
BERTUAHPOS — Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak stabil setelah mencatat penguatan sehari sebelumnya. Di sisi lain, kontrak berjangka saham AS cenderung datar usai dua hari penurunan tipis.
Penguatan dolar terjadi seiring kurva swap AS kembali menyesuaikan dengan panduan pelonggaran The Fed yang lebih berhati-hati.
Analis valuta asing Brown Brothers Harriman (BBH) memperkirakan USD akan bergerak dalam kisaran Agustus hingga rilis data ketenagakerjaan AS pekan depan.
Data pasar tenaga kerja dianggap menjadi penentu utama arah kebijakan The Fed sekaligus indikator kritis kondisi ekonomi.
“Jika pasar tenaga kerja melemah, kurva swap akan menyesuaikan ke bawah terhadap USD. Namun bila tetap tangguh, ruang penguatan USD terbatas karena pasar sudah mengantisipasi siklus pelonggaran yang hati-hati,” tulis analis BBH.
Meski ada pergerakan jangka pendek, tren pelemahan fundamental USD disebut masih berlanjut.
Faktor utama yang membebani dolar adalah kebijakan perdagangan proteksionis AS, intervensi politik terhadap independensi The Fed, dan keraguan pasar atas kredibilitas data ekonomi setelah pemecatan kepala Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).
Hari ini, sejumlah data ekonomi tingkat kedua dijadwalkan rilis, termasuk estimasi final PDB kuartal II, neraca perdagangan barang, pesanan barang tahan lama, penjualan rumah lama, klaim pengangguran mingguan, dan indeks manufaktur The Fed Kansas City.
Selain itu, beberapa pejabat The Fed dijadwalkan berbicara, antara lain Miran, Goolsbee, Williams, Schmid, Bowman, Barr, Logan, dan Daly. Fed New York juga menggelar konferensi tahunan mengenai peran internasional dolar AS.***









