BERTUAHPOS.COM — Harga emas dunia berhasil bangkit pada penutupan perdagangan Senin, 11 Mei 2026, setelah sempat tertekan cukup dalam di awal sesi akibat dinamika negosiasi AS-Iran yang buntu dan penguatan dolar. Pasar kini mengalihkan perhatian ke rilis data inflasi AS yang dijadwalkan pekan ini sebagai penentu arah kebijakan suku bunga The Fed.
Mengutip Money, harga emas spot naik 0,2 persen ke angka USD 4.723,40 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS ditutup stabil di level USD 4.728,70 per ons setelah sempat merosot lebih dari satu persen. Pemulihan ini didorong aksi beli di tingkat harga rendah oleh investor yang mulai menyesuaikan posisi portofolio menjelang rilis data ekonomi.
Analis pasar American Gold Exchange Jim Wyckoff mengatakan, pasar sedang dalam fase penyesuaian posisi yang signifikan. Ia menilai aksi bargain hunting menjadi penopang utama rebound harga emas di akhir sesi perdagangan.
“Ada aksi bargain hunting dan penyesuaian posisi menjelang rilis data inflasi AS pekan ini,” ujar Jim Wyckoff.
Fokus utama pasar kini tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen AS yang dijadwalkan Selasa dan data Indeks Harga Produsen pada Rabu. Dua data itu akan menjadi sinyal kunci seberapa jauh The Fed masih akan mempertahankan suku bunga tinggi.
Sementara itu, kegagalan negosiasi damai AS-Iran membuat ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat dan harga minyak mentah melonjak. Kondisi itu memperburuk risiko inflasi global dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama, situasi yang secara tradisional menekan daya tarik emas.
“Kemunduran ini membuat jadwal gencatan senjata menjadi tidak pasti dan menjaga risiko inflasi tetap tinggi, memperkuat pandangan bahwa suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama, yang selama konflik ini membebani emas,” tulis analis ING.
Meski menghadapi hambatan jangka pendek, ING tetap mempertahankan proyeksi optimis dengan memperkirakan harga emas berpotensi menyentuh USD 5.000 per ons hingga akhir tahun. Logam mulia lainnya juga ikut menguat, perak spot melonjak 6,6 persen ke USD 85,65 per ons, platinum naik 3,0 persen ke USD 2.116,72 per ons, dan palladium menguat 0,8 persen ke USD 1.503,11 per ons.
Sentimen pasar ke depan juga akan dipengaruhi pertemuan Presiden Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan dua hari ke Beijing. Agenda pertemuan itu mencakup isu-isu krusial mulai dari konflik Iran, status Taiwan, pengembangan kecerdasan buatan, hingga pengawasan senjata nuklir yang semuanya berpotensi menggerakkan harga emas dunia secara signifikan. []









