• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pohon-pohon di China Ternyata Menyembunyikan Krisis Air yang Mengintai

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 Mei 2026
Pohon-pohon di China Ternyata Menyembunyikan Krisis Air yang Mengintai

Foto: Tom Fisk.

174
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Program penghijauan di China, yang dijalankan selama puluhan tahun ternyata membawa dampak tak terduga. Program tersebut telah mengubah pola distribusi air tawar di seluruh wilayah negara itu.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Earth’s Future berdasarkan analisis perubahan tutupan vegetasi sepanjang 2001 hingga 2020.

China menjalankan sejumlah proyek penghijauan besar-besaran, termasuk Great Green Wall yang diluncurkan sejak 1978 dan berhasil meningkatkan tutupan hutan menjadi lebih dari 25 persen. Proyek lain seperti Grain for Green dan Natural Forest Protection turut mendorong konversi lahan pertanian menjadi kawasan hijau sekaligus menghentikan penebangan hutan secara masif.

Salah satu penulis studi Arie Staal menjelaskan, skala penghijauan China tidak ada bandingannya di dunia dan berdampak langsung pada siklus air kawasan. Pemulihan ekosistem di Dataran Tinggi Loess disebut telah mengaktifkan kembali siklus air secara signifikan.

“China telah melakukan penghijauan kembali dalam skala masif selama beberapa dekade terakhir. Mereka secara aktif memulihkan ekosistem yang kembali berkembang, khususnya di Dataran Tinggi Loess. Hal ini juga mengaktifkan kembali siklus air,” jelas Arie Staal, dikutip dari Live Science.

Peneliti menganalisis data evapotranspirasi, presipitasi, perubahan penggunaan lahan, serta model pelacakan uap air atmosfer dari berbagai sumber. Hasilnya menunjukkan evapotranspirasi meningkat lebih besar dari presipitasi, yang berarti sebagian air justru hilang ke atmosfer dan tidak kembali ke daratan.

Dampaknya tidak merata di seluruh wilayah China. Ketersediaan air berkurang di wilayah monsun timur dan kawasan kering barat laut yang mencakup 74 persen daratan China, padahal kawasan itu menjadi pusat utama pembangunan, pertanian, dan permukiman.

Sebaliknya, Dataran Tinggi Tibet justru mencatat peningkatan ketersediaan air akibat meningkatnya evapotranspirasi dari tutupan hutan dan padang rumput yang lebih luas. Fenomena ini bahkan tidak terbatas di dalam wilayah China saja karena angin mampu memindahkan uap air hingga 7.000 kilometer dari sumbernya.

Ketimpangan distribusi air kini menjadi tantangan serius, di mana wilayah dengan 46 hingga 60 persen lahan hanya memiliki akses terhadap 20 persen sumber air nasional. Pemerintah China berupaya mengatasi masalah ini, namun para peneliti memperingatkan upaya tersebut berisiko gagal karena redistribusi air akibat penghijauan belum diperhitungkan secara memadai dalam kebijakan pengelolaan sumber daya air. []

Tags: chinalingkunganPenghijauan
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif
Ekonomi

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post
Nokia Mini 2026 Hadir, Smartphone 5G Murah dengan Fitur Premium

Nokia Mini 2026 Hadir, Smartphone 5G Murah dengan Fitur Premium

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.