Ekonomi Turki ‘Diserang Komplotan Kolonial Global’

Senin, 10 Agustus 2020 09:17
Ekonomi Turki ‘Diserang Komplotan Kolonial Global’

Ekonomi Turki ‘Diserang Komplotan Kolonial Global’

BERTUAHPOS.COM — Kondisi Ekonomi di Turki sedang jatug-jatuhnya, menyusul bilai tukar lira atas dolar AS fan euro, bergetak ke posisi terendah pada pekan ini. 

Advertisement

Turki menuding bahwa ada komplotan asing dan baron ‘kolonial global’ dibelakang semua ini, dan dianggap sebagai serangan terdapa ekonomi mereka.

“Penurunan lira dan emas di Turki akibat permainan mata uang para komplotan kolonial global,” kata Direktur Komunikasi Presiden Recep Tayyip Erdogan Fahrettin Altun.

Baca: Soal LKPJ, Sekdaprov Riau: OPD yang Kecolongan!

“Mereka mengorganisasi serangan baru-baru ini yang secara langsung menyasar ekonomi kita melalui permainan mata uang,” kata Altun melalui Twitter.

Altun menyatakan kekuatan asing dan baron dari tatanan kolonial global ini ingin menghentikan kebangkitan Turki dengan permainan kotor.

Altun menyatakan saat ini ekonomi Turki terus bangkit dan ingin menjadikan Mediterania sebagai wilayah damai. 

“Republik Turki yang tumbuh 4,5% sejauh ini menjadi yang pertama tumbuh di antara negara-negara G-20, negara-negara UE dan negara-negara OECD.”

Faktor utama lemahnya nilai tukar lira tergadap dolar AS akibat keluarnya investor asing karena kebijakan pemerintah yang dianggao tidak ortodoks, termasuk keengganan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada suku bunga tinggi mendorong capital outflow. 

Situasi ini ditambah dengan kekhawatiran terhadap tingkat cadangan devisa negara. Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan ekonomi Turki baik-baik saja. Erdogan menyatakan naik turunnya mata uang lira atas dolar dan euro merupakan hal bisa. (bpc2)