• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dolar Tembus Rp 10.000, SBY Angkat Bicara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Juni 2013
SBY
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA –  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan sebab-sebab nilai tukar rupiah yang sempat melemah hingga diperdagangkan di level Rp 10.000/US$.

SBY melihat pelemahan nilai tukar tidak hanya terjadi di dalam negeri namun di negara-negara kawasan Asia lainnya.

“Pelemahan rupiah terhadap dolar AS memang ada. IHSG terutama, dalam kurun waktu 4-5 hari mendatang,” ungkap SBY di Istana Merdeka, Rabu (12/6/2013).Â
“Ada potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Harus saya sampaikan secara jujur ada. Tapi pelemahan rupiah dan IHSG, perlambatan perekonomian tidak hanya terjadi di negeri kita. Tapi global, regional dan banyak negara,” imbuh SBY.
Menurutnya, perlambatan perekonomian global dipicu oleh isu kebijakan di AS mengenai Quantitative Easing (QE) yang tidak akan dilanjutkan. Sehingga berpengaruh pada likuiditas tingkat global.Â
“Publikasi Tiongkok (China) soal pertumbuhan ekonomi di kuartal I memberikan sentimen yang kurang positif kepada pasar keuangan global. Jadi terjadi penurunan tajam bursa saham regional. Kita lihat Bangkok dan Manila mendapat pukulan berat,” ungkapnya.
Sebelumnya, BI melaporkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah bergerak stabil di kisaran Rp 9.800-an. Rupiah hari ini, Rabu (12/6/2013) ditutup di level Rp 9.855/US$.
“Kurs ditransaksikan stabil dan ditutup di level Rp 9.855/US$. Sementara Non-Deliverable Forward (NDF/Lindung Nilai Mata Uang) 1 bulan turun menjadi Rp 10.120/US$ dari Rp 10.400/US$,” ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi Johansyah.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan sebab-sebab nilai tukar rupiah yang sempat melemah hingga diperdagangkan di level Rp 10.000/US$. SBY melihat pelemahan nilai tukar tidak hanya terjadi di dalam negeri namun di negara-negara kawasan Asia lainnya.
“Pelemahan rupiah terhadap dolar AS memang ada. IHSG terutama, dalam kurun waktu 4-5 hari mendatang,” ungkap SBY di Istana Merdeka, Rabu (12/6/2013).Â
“Ada potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Harus saya sampaikan secara jujur ada. Tapi pelemahan rupiah dan IHSG, perlambatan perekonomian tidak hanya terjadi di negeri kita. Tapi global, regional dan banyak negara,” imbuh SBY.
Menurutnya, perlambatan perekonomian global dipicu oleh isu kebijakan di AS mengenai Quantitative Easing (QE) yang tidak akan dilanjutkan. Sehingga berpengaruh pada likuiditas tingkat global.Â
“Publikasi Tiongkok (China) soal pertumbuhan ekonomi di kuartal I memberikan sentimen yang kurang positif kepada pasar keuangan global. Jadi terjadi penurunan tajam bursa saham regional. Kita lihat Bangkok dan Manila mendapat pukulan berat,” ungkapnya.
Sebelumnya, BI melaporkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah bergerak stabil di kisaran Rp 9.800-an. Rupiah hari ini, Rabu (12/6/2013) ditutup di level Rp 9.855/US$.
“Kurs ditransaksikan stabil dan ditutup di level Rp 9.855/US$. Sementara Non-Deliverable Forward (NDF/Lindung Nilai Mata Uang) 1 bulan turun menjadi Rp 10.120/US$ dari Rp 10.400/US$,” ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi Johansyah. (detik.com)
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau
Ekonomi

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

...

Read moreDetails
Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Next Post

Ini Latar Belakang Dibangunnya Jembatan Kelok 9

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.