• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

18 Perusahaan Beraset Jumbo sedang Antre Melantai di Bursa Saham

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Januari 2025
18 Perusahaan Beraset Jumbo sedang Antre Melantai di Bursa Saham

18 Perusahaan Beraset Jumbo sedang Antre Melantai di Bursa Saham (Foto: Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.


BERTUAHPOS.COM — Sebanyak 18 perusahaan beraset jumbo kini sedang menunggu antrean untuk masuk ke bursa saham, Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI mengumumkan perusahaan tersebut masuk dalam daftar penawaran umum perdana saham untuk initial public offering (IPO) hingga Jumat, 24 Januari 2025.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, dari 18 perusahaan tersebut ada 17 perusahaan memiliki aset di atas Rp250 miliar.

“Sementara satu perusahaan berada dalam kategori aset menengah dengan nilai antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar,” ujarnya, Sabtu, 25 Januari 2025.

Sejauh ini, BEI mencatat delapan perusahaan telah resmi melantai di bursa pada 2025, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp3,7 triliun.

Dari 18 perusahaan yang tengah mengantre IPO, sektor consumer non-cyclicals — sektor industri yang memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa untuk kebutuhan primer atau fundamental — mendominasi dengan enam calon emiten.

Sementara itu, dua perusahaan berasal dari sektor basic materials — sektor yang bergerak dalam bidang penjualan barang dan jasa yang digunakan sebagai bahan baku oleh industri lain.

Satu perusahaan dari sektor consumer cyclicals — sektor perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa yang bersifat sekunder. Dua dari sektor energi, dan dua lagi dari sektor finansial.

Selain itu, terdapat dua perusahaan dari sektor kesehatan (healthcare), tiga dari sektor industri (industrials), serta satu dari sektor transportasi dan logistik. Adapun sektor infrastruktur, teknologi, serta properti dan real estate tidak memiliki perwakilan dalam pipeline IPO kali ini.

Selain IPO, BEI juga mencatat perkembangan signifikan di segmen efek bersifat utang dan sukuk (EBUS). Hingga 24 Januari 2025, telah terdapat delapan emisi EBUS dari tujuh penerbit, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp8,6 triliun. Selain itu, ada 18 emisi dari 14 penerbit EBUS yang masih berada dalam pipeline.

Namun, untuk rights issue, hingga saat ini belum ada perusahaan yang mencatatkan penerbitan. Meski begitu, terdapat tujuh perusahaan yang masuk pipeline rights issue per 24 Januari 2025.

***

Tags: Investasisaham
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi
Ekonomi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

...

Read moreDetails
Riau Cari Investor untuk Pelabuhan Buruk Bakul

Riau Cari Investor untuk Pelabuhan Buruk Bakul

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2026 Naik 4,9%, Ini Rinciannya

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Dua Perusahaan Tambang di Riau Sedang Dievaluasi, Satu Izin Perusahaan Dibekukan

Pemprov Riau Targetkan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kewajiban Rekening BRK Syariah

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Next Post
SEVA Catatkan Pertumbuhan Positif di Tengah Penurunan Industri Otomotif 2024

SEVA Catatkan Pertumbuhan Positif di Tengah Penurunan Industri Otomotif 2024

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.