BERTUAHPOS.COM — PT Riau Pangan Bertuah (RPB) mempercepat ekspansi Toko Pengendalian Inflasi Pangan (Topan) ke Kabupaten Kampar dan Tembilahan untuk menekan laju inflasi daerah. Gerakan tanam 100 ribu bibit cabai juga disiapkan sebagai strategi pengendalian harga komoditas volatile.
Direktur Utama PT RPB Ade Daulay mengatakan surat permohonan dari Bupati Kampar telah diterima dan ditindaklanjuti. Pihaknya juga membidik Dumai sebagai target ekspansi berikutnya untuk memperluas jangkauan stabilisasi harga pangan.
“Alhamdulillah, surat dari Kampar sudah masuk. Sebelumnya permohonan juga telah diajukan dari Tembilahan. Selanjutnya kami juga menargetkan Dumai sehingga pengembangan Topan dapat menjangkau lebih banyak daerah di Riau,” ujar Ade Daulay, Rabu, 5 Agustus 2026.
Topan berfungsi sebagai instrumen pengendalian inflasi melalui penyediaan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Kehadirannya di setiap kabupaten dan kota diharapkan mampu memangkas rantai distribusi yang selama ini memicu lonjakan harga.
Ekspansi ini dijalankan berdasarkan arahan langsung Plt Gubernur Riau sebagai prioritas pengendalian inflasi daerah. RPB menargetkan minimal satu gerai Topan baru beroperasi tahun ini di antara dua daerah yang sudah mengajukan permohonan.
“Tahun ini target kami minimal satu Topan baru sudah beroperasi, apakah di Kampar atau Tembilahan. Yang terpenting ada progres pengembangan dari tahun ke tahun,” katanya.
Selain ekspansi gerai, RPB menggelar Kick Off Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai pada 22 Agustus 2026. Program ini merupakan arahan Plt Gubernur Riau untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi komoditas cabai.
Ratusan ribu bibit cabai disiapkan melalui kolaborasi dengan Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Provinsi Riau. Bibit akan dibagikan secara bertahap kepada pemerintah kabupaten dan kota melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah.
“Bibit akan diserahkan secara simbolis kepada Gubernur, kemudian didistribusikan ke daerah-daerah. Sasarannya masyarakat dan kelompok tani, termasuk kelompok wanita tani, agar mampu meningkatkan produksi cabai di tingkat rumah tangga,” jelas Ade.
Gerakan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan cabai dari luar daerah. Kenaikan harga cabai selama ini menjadi salah satu penyumbang utama inflasi di Provinsi Riau.
RPB juga akan menggelar berbagai perlombaan di halaman Topan pada 22-23 Agustus 2026. Kegiatan meliputi lomba mewarnai anak TK, fashion show, hingga lomba karaoke solo untuk meningkatkan kunjungan ke gerai.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempromosikan Topan kepada masyarakat. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal dan memanfaatkan Topan sebagai tempat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” kata Ade.









