• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pasca Lebaran, Pelaku Usaha Kuliner di Pekanbaru “Dibikin Pusing” Naiknya Harga Bahan Pokok

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 April 2025
Pasca Lebaran, Pelaku Usaha Kuliner di Pekanbaru “Dibikin Pusing” Naiknya Harga Bahan Pokok

Pasca Lebaran, Pelaku Usaha Kuliner di Pekanbaru “Dibikin Pusing” Naiknya Harga Bahan Pokok | Foto: Habibie

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Sejumlah pelaku usaha sektor kuliner di Pekanbaru mengaku dihadapkan pada tekanan kenaikan harga bahan pokok. Kondisi seperti itu sudah mereka rasakan usai lebaran Idulfitri 2025.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pelaku UMKM yang bergantung pada stabilitas harga untuk menjaga kelangsungan bisnis mereka. Salah satunya dirasakan oleh Owner Nagih Kuliner, Mita, kepada Bertuahpos, Rabu, 23 April 2025, di tempat usahanya Jalan Krakatau, Kelurahan Tangkerang Timur, Pekanbaru.

Dia mengungkapkan bahwa sejumlah bahan pokok sebagai bahan baku utama bisnisnya mengalami kenaikan harga yang cukup tajam. “Harga semangka naik sampai 200% setelah Lebaran. Belum lagi bahan pokok lainnya seperti cabai, ayam, dan sayuran, semuanya naik drastis,” keluhnya.

Kenaikan harga ini, kata Mita, tentu berdampak pada biaya operasional yang semakin membengkak. Di sisi lain, dia agak sulit untuk menaikkan harga produk karena alasan kepuasan dan kenyamanan pelanggan, “…karena itu jauh lebih penting untuk kelangsungan usaha,” tuturnya.

“Kalau konsumen puas, mereka pasti akan datang kembali. Itu modal utama kami untuk bertahan,” ujarnya. Mita menargetkan konsumen dari kalangan pelajar dan mahasiswa, sehingga ia tetap menjaga harga agar tetap ramah di kantong.

Selama ini, kata dia, Nagih Kuliner dikenal dengan makanan cepat saji dan harga terjangkau. Kenaikan harga bahan pokok membuat Mita memutar otak untuk strategi efisiensi dan inovasi menu agar tetap kompetitif. Termasuk menjaga kualitas rasa dan pelayanan sebagai daya tarik utama.

Meski berada dalam tekanan, Mita optimistis bisnisnya bisa bertahan. Ia berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat segera mengambil langkah agar harga bahan pokok bisa kembali stabil. “Kami hanya berharap kondisi segera membaik. Kalau harga stabil, kami bisa bernapas lebih lega,” tuturnya.

Kondisi seperti ini bukan hanya dirasakan oleh Mita, tapi juga banyak pelaku UMKM lainnya di sektor kuliner yang mengandalkan pasokan bahan segar setiap hari. Lonjakan harga pasca Lebaran dinilai sebagai momen kritis yang kerap terjadi setiap tahun, namun tahun ini dinilai cukup berat karena kenaikan terjadi serentak dan cukup signifikan.***

(Habibie)

Tags: Berita UMKMekonomi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Next Post

Syaiful Ardi Gelar Reses di Mandau, Serap Aspirasi Warga Babussalam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.