• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Kata Analis soal Keyakinan Prabowo Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Agustus 2026
Ini Alasan Prabowo Rampingkan BUMN Jadi 250 Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto | Foto: Ilustrasi / Bertuahpos / Melba.

188
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Ia menegaskan pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir, melainkan instrumen untuk kepentingan rakyat.

“Kita pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61% dan semester pertama tumbuh 5,45%; ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir,” kata Presiden Prabowo. “Dengan kebijakan yang tepat, rasional, dan menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi di akhir tahun bisa mencapai 6%,” lanjutnya.

Namun, Lead Economist PT Bank Danamon Tbk (BDMN), Irman Faiz, menilai target pertumbuhan ekonomi 6 persen itu membutuhkan akselerasi signifikan pada semester II. Ia menghitung ekonomi Indonesia perlu tumbuh sekitar 6,5% hingga 6,6% pada paruh kedua 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I 2026 mencapai 5,45% secara cumulative to cumulative. Secara tahunan, ekonomi tumbuh 5,61% pada kuartal I dan melambat menjadi 5,29% pada kuartal II.

“Untuk mencapai pertumbuhan 6% full-year 2026, ekonomi harus tumbuh sekitar 6,5% pada semester II,” ujar Irman kepada IDNFinancials.com melalui WhatsApp, Jumat (14/8). “Dengan perhitungan level produk domestik bruto riil per kuartal, paruh kedua perlu tumbuh 6,5% sampai 6,6% secara tahunan.”

Irman menilai target tersebut cukup menantang di tengah tren perlambatan ekonomi global, terutama pada negara-negara mitra dagang Indonesia. Dorongan fiskal pada semester II juga berpotensi melambat seiring dengan tekanan ekonomi domestik yang masih terasa.

“Menurut kami, untuk mencapai angka tersebut harus ada akselerasi yang cukup besar dari investasi dan konsumsi swasta, bukan sekadar tambahan belanja pemerintah,” ujar Irman.

Ia menyebut konsumsi pemerintah sudah tumbuh tinggi mencapai 18,62% pada semester I 2026, sehingga tambahan belanja tidak cukup menjadi penopang utama.

Karena itu, kebijakan pemerintah pada semester II perlu diarahkan agar dorongan fiskal lebih produktif dan mampu menarik investasi swasta. Pemerintah juga perlu mempercepat realisasi belanja dengan efek pengganda tinggi, terutama untuk infrastruktur, konektivitas, dan proyek yang dapat mengatasi hambatan investasi.

Di sisi konsumsi, pemerintah perlu menjaga daya beli masyarakat melalui stabilitas harga pangan. Langkah ini diperlukan agar konsumsi rumah tangga tetap menopang pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua 2026.

Momentum positif semester pertama harus dijaga agar target pertumbuhan ekonomi 6 persen tetap realistis. Sinergi investasi swasta, konsumsi rumah tangga, dan belanja pemerintah menjadi penentu utama pada paruh kedua.

“Untuk kebijakan paling dibutuhkan di semester II adalah memastikan dorongan fiskal menjadi lebih produktif dan mampu crowd-in private investment,” kata Irman. “Pemerintah juga perlu mempercepat realisasi belanja infrastruktur dan konektivitas yang memiliki efek pengganda tinggi.”

Tags: ekonominasional
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Next Post
Plt Gubri Dorong Perusahaan di Riau Gunakan BRK Syariah

Plt Gubri Dorong Perusahaan di Riau Gunakan BRK Syariah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.