BERTUAHPOS.COM — Di tengah melemahnya daya beli masyarakat, investor saham di Riau tetap aktif bertransaksi.
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau, Emon Sulaeman, mengatakan pergerakan harga saham yang sangat lebar tahun ini memberi ruang bagi investor melakukan transaksi jangka pendek.
“Masyarakat Riau memanfaatkan momentum pergerakan harga saham yang sangat lebar di tahun ini, membuat investor sangat mungkin untuk melakukan transaksi jangka pendek,” kata Emon, Senin (28/9/2026).
Selain itu, menurut Emon, investor di Riau masih memandang positif prospek pasar modal ke depan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan masyarakat tetap memilih saham sebagai instrumen investasi.
Dari sisi nilai, transaksi saham investor Riau hingga Agustus 2026 mencapai Rp47,8 triliun. Angka tersebut mendekati total transaksi sepanjang 2025 yang sebesar Rp60,4 triliun.
Emon menyebut transaksi hingga Agustus masih tumbuh 18,7 persen (rata-rata per bulan) dibandingkan transaksi 2025. Ia juga mengamati pola investasi masyarakat yang tidak hanya bertambah pada saham, tetapi juga pada produk pasar modal lainnya.
“Pola investasi masyarakat cenderung bertambah dari transaksi saham ataupun dari produk pasar modal lainnya,” ujarnya.
Meski aktivitas meningkat, Emon menilai tantangan terbesar untuk mengajak lebih banyak masyarakat berinvestasi ada pada pola pikir. Masyarakat perlu terbuka untuk mengambil risiko, sebab risiko dan keuntungan selalu berjalan sejajar.
Untuk menjawab tantangan itu, BEI Riau terus mengedukasi masyarakat tentang investasi yang bijak.
“Upaya yang dilakukan oleh kami terus melakukan intervensi pengetahuan investasi yang bijak kepada masyarakat bekerja sama dengan simpul-simpul masyarakat berbagai kalangan untuk bersama meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terkhusus pasar modal,” kata Emon.









