BERTUAHPOS.COM — Dampak el nino mulai menekan produktivitas pertanian di sejumlah daerah pemasok beras utama untuk Riau. Seperti produksi beras dari Solok di Sumatera Barat dilaporkan anjlok hingga 50 persen akibat kekeringan. Kondisi ini juga dapat mengancam pasokan dan harga beras di Provinsi Riau.
Pelaku usaha beras dari Solok telah memberi sinyal kenaikan harga, menurut Direktur Utama PT Riau Pangan Bertuah (RPB) Ade Putra Daulay. Fenomena cuaca ekstrem ini membuat satu petak lahan yang biasanya menghasilkan 1 ton kini hanya mampu memproduksi 500 kilogram gabah.
“Kemarin teman-teman dari pelaku usaha beras Solok sudah beri sinyal ke kita terkait kondisi el nino. Mereka bilang, harga beras Solok akan naik,” ujarnya kepada Bertuahpos, Kamis, 6 Agustus 2026.
Penurunan produktivitas terjadi pada bulir padi yang tidak terisi sempurna akibat kekurangan air. Dampak El Nino diprediksi akan terus meluas seiring masuknya musim kemarau panjang.
Kementerian Pertanian telah memberikan peringatan antisipasi kepada seluruh daerah. Namun posisi Riau sebagai provinsi yang bergantung pada pasokan dari luar membuat daerah menghadapi dilema keterbatasan.
“Kalau kita yang di Riau ini serba salah sih, karena kita tergantung. Mau nggak mau harus beli walau harganya akan naik. Tapi untuk jaga-jaga, RPB bersama dengan Bank Indonesia (BI) sudah ada rencana untuk bekerja sama dengan ke Banten untuk pasokan beras,” kata Ade.
Dia menyebut, kerja sama dengan Provinsi Banten sebagai alternatif sumber pasokan beras agar tidak terjadi kelangkaan. Banten memiliki produksi beras yang cukup tinggi dengan jarak tempuh yang lebih dekat dibandingkan daerah pemasok lainnya.
Menurut Ade, upaya ini menjadi strategi diversifikasi sumber pangan yang krusial di tengah ancaman El Nino. Riau selama ini sangat bergantung pada Sumatera Barat dan Sumatera Utara untuk memenuhi kebutuhan beras domestik.
“Di sana produksi beras cukup tinggi juga. Untuk ngirim juga nggak begitu terlalu jauh, tinggal nyebrang aja itu kan dari Banten. Itu sudah dipersiapkan,” ujar Ade.









