• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Penaklukkan Ibukota Dunia, Konstatinopel

Romi J. by Romi J.
3 Februari 2021
117
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada zamannya, Konstatinopel merupakan kota yang sangat kuat dan termasyhur. Bahkan, Napoleon sang penakluk Eropa pernah berkata bahwa jika dunia adalah sebuah negara, maka Konstatinopel adalah ibukotanya.

Sejak didirikan oleh Kekaisaran Byzantium (Romawi Timur), Konstatinopel telah menjadi simbol kejayaan. Kota ini juga digambarkan sangat indah dan makmur.

Sebagai ibukota Byzantium, Konstatinopel juga merupakan benteng yang sangat kuat. Kota ini dikelilingi tiga lautan, yaitu Selat Bosphorus, Laut Marmara, dan Selat Tanduk Emas. Di selat Tanduk Emas, terpasang rantai yang amat besar.

Dikelilingi benteng kokoh nan kuat, laut dalam, serta rantai besar, membuat Konstatinopel sangat sulit untuk ditaklukkan.

Namun, kota yang seperti mustahil untuk ditakkukkan ini jatuh pada tanggal 29 Mei 1453 ke tangan pasukan muslim Turki Ustmani. Pemimpinnya adalah Sultan Mehmet II, atau lebih dikenal sebagai Sultan Muhammad Al-Fatih.

Setelah melakukan serangan dan pengepungan sejak 6 April 1453, persiapan serangan terakhir dimulai pada tanggal 26 Mei, yang berlanjut keesokan harinya. Kemudian, pada tengah malam tanggal 29 Mei, serangan besar-besaran pasukan Ustmani dimulai.

Pasukan yang menyerang dinding Blachernai yang sudah tua mampu terlebih dahulu mendobrak pertahanan Konstatinopel. Di beberapa titik lain, pasukan Ustmani juga berhasil masuk dan dengan segera menyebar ke seluruh kota.

<span;>Kaisar Konstatinopel, Konstatinus disebutkan ikut bertempur dengan pasukannya, dan kemudian tewas. Dalam riwayat lain, Konstatinus disebutkan mati bunuh diri dengan cara gantung diri.

Setelah menaklukkan Konstatinopel, Al-Fatih kemudian mengubah namanya menjadi Islambul yang berarti kota Islam. Lama-lama, pelafalannya berubah menjadi Instanbul. Al-Fatih juga menjadikan Instanbul sebagai ibukota negaranya. (bpc4)

Tags: ibukota duniakonstatinopelpenaklukkan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Catatan Sejarah 29 Mei: Penaklukkan Konstatinopel

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 3 Mei: Wafatnya Al-Fatih II, Sang Penakluk Konstatinopel

Catatan Sejarah 30 Maret: Kelahiran Al-Fatih II, Penakluk Konstantinopel

Penaklukkan Konstatinopel, Ibukota Dunia

Catatan Sejarah 3 Februari: Al-Fatih II, Sang Penakluk Konstatinopel, Naik Tahta

Catatan Sejarah 3 Mei: Wafatnya Sultan Muhammad Al-Fatih, Sang Penakluk Konstantinopel

Next Post

Lahan Basah Masa Depan Daerah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.