• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Meluruskan Asal Muasal Kain Bendera Pusaka: Bukan Sprei dan Tenda Warung Soto

Romi J. by Romi J.
5 Februari 2021
161
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada tahun 1978, Presiden Soeharto mengundang seorang Jepang, Hitoshi Shimizu ke Jakarta untuk diberikan penghargaan. Shimizu dianggap berjasa atas kemerdekaan Indonesia, salah satunya adalah dengan menyediakan bahan kain untuk bendera pusaka Merah Putih.

Shimizu adalah Kepala Sendenbu (Departemen Propaganda) Jepang di Indonesia pada tahun 1944.

Dikutip dari historia.id, Shimizu menugaskan seorang perwira Jepang, Chairul Basri (kemungkinan perwira dari PETA ataupun Heiho) untuk memberikan kain bahan bendera pusaka kepada Fatmawati.

Menurut Chairul Basri, Shimizu memerintahkannya mengambil kain tersebut di sebuah gudang Jepang di daerah Pintu Air, Jakarta Pusat, depan bekas bioskop Capitol.

“Saya diminta oleh Shimizu untuk mengambil kain itu dan mengantarkannya kepada ibu Fatma (Fatmawati),” kenang Chairul.

Fatmawati sendiri menyebutkan dalam bukunya ‘Catatan Kecil Bersama Bung Karno’, bahwa pada suatu hari pada bulan Oktober 1944, datang seorang perwira Jepang (yang kemungkinan Chairul Basri) dan memberikan dua blok kain. Satu blok merah, dan satu blok putih.

Kain tersebutlah yang kemudian dijahit Fatmawati menjadi bendera pusaka Merah Putih.

Selain memberikan bahan kain bendera pusaka, ketika kembali dari pengasingan di Bengkulu, Bung Karno juga diberi rumah, berikut kendaraan sedan buick dan supirnya oleh Shimizu. Rumah tersebut yang terletak di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta, yang kemudian menjadi tempat proklamasi.

Adapun versi kain bendera pusaka berasal dari cerita seorang tentara bernama Lukas Kustaryo. Dia mengatakan mendapatkan kain putih dari sprei, dan kain merah dari warung soto.

Lukas juga mengatakan telah mengkonfirmasi kepada Fatmawati bahwa kain darinya yang dijahit menjadi bendera pusaka. (bpc4)

Tags: BenderaBendera PusakaMerah Putih
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Nasional

Kabinet Merah Putih Berubah Lagi, Berikut Nama Menteri dan Kapolri Baru

...

Read moreDetails
Masa endemi Covid-19

Luhut Binsar ‘Dadakan’ Dilantik sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional

Bedera merah putih

Pelaku Pasang Bendera Merah Putih ke Leher Anjing Minta Maaf: Saya tak Bermaksud Lecehkan Simbol Negara

Negara

Tahukah Kamu, Ada Negara yang Benderanya Tak Memiliki Warna Merah, Putih, dan Biru

Ternyata, Ada Bendera Negara yang Tak Memiliki Warna Merah, Putih, dan Biru

Aturan Keras Bendera Arab Saudi: Tak Boleh Setengah Tiang

Next Post

Erdogan Samakan Pendemo dengan Teroris

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.