Melawan Ordonansi Sekolah Liar

Selasa, 16 Februari 2021 09:01
Melawan Ordonansi Sekolah Liar

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada tahun 1923, pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan ordonansi (peraturan pemerintah) pengawasan sekolah partikelir (swasta).

Rupanya, pemerintah kolonial khawatir dan curiga sekolah swasta pribumi yang didirikan bangsa pribumi memasukkan unsur politik dibalik aktivitas lembaganya. Selain itu, pemerintah kolonial khawatir jika kaum pribumi semakin cerdas melalui sekolah milik swasta pribumi.

Advertisement

Pengusul ordonansi sekolah partikelir ini adalah seorang pejabat Belanda bernama JWF. van der muelen.

Melihat ordonansi pengawasan sekolah partikelir tak berhasil, der muelen mengusulkan aturan baru agar pemerintah kolonial semakin bisa mengawasi sekolah swasta pribumi.

Baca: Diburu Pasukan Marsose, Sisingamangaraja XII Gugur

Pada 27 September 1932, terbitlah aturan baru bernama Wildeschoolen Ordonantie (ordonansi sekolah liar). Dalam ordonansi ini, setiap orang atau lembaga yang ingin mendirikan sekolah harus mendapatkan izin pemerintah. Pemerintah juga bisa mencabut izin tersebut jika sekolah dianggap melanggar aturan.

Dikutip dari Historia.id, ordonansi sekolah liar ini kemudian ditentang banyak pihak. Termasuk, Ki Hadjar Dewantara yang mendirikan sekolah Taman Siswa, dan juga Husni Thamrin di Volksraad (dewan rakyat).

Para tokoh ini khawatir, jika ordonansi sekolah liar ini dibiarkan, anak-anak pribumi tak bisa mendapatkan pendidikan, dan nasionalisme tak bisa diwariskan.

Setelah berjuang lebih kurang 2 tahun, akhirnya pada 1 April 1934, pemerintah kolonial mencabut ordonansi sekolah liar. (bpc4)

Berita Terkini

Jumat, 26 Februari 2021 20:31

OJK Pastikan Kinerja Perbankan di Riau Terkendali di Tengah Efek Perlambatan Ekonomi

Dampak pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya risiko kredit.

Jumat, 26 Februari 2021 19:30

Manfaatkan Tol untuk Stimulus UMKM, Dumai Berusaha Bangkit dari ‘Keterpurukan Ekonomi’ 

Dumai sudah diuntungkan dengan hadirnya tol. UMKM bisa didorong untuk tumbuh.

Jumat, 26 Februari 2021 18:37

Ini Penjelasan Lengkap Aturan Baru Vaksin Mandiri

Peremnkes Nomor 10 rahun 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 17:25

Kajati Riau Lantik Lima Kajari dan Dua Koordinator

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-128/C/02/2021.

Jumat, 26 Februari 2021 16:55

Waspada, Ini Tanda-Tanda Keberadaan Buaya Muara

Di Riau sendiri, ada banyak laporan masyarakat yang menjadi korban buaya muara

Jumat, 26 Februari 2021 16:38

Vaksin Mandiri ‘Cederai’ Prinsip Kesetaraan, Petisi pun Digalang

Vaksin mandiri telah melanggar prinsip kesetaraan.

Jumat, 26 Februari 2021 15:30

realme Narzo 30 Diluncurkan Maret dengan Kekuatan Baterai Jumbo

realime Nazro 30 akan diluncurkan pada 3 Maret 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 15:01

Soal Karhutla, M Adil: Pulang, Langsung Rapat

dia akan segera menggelar rapat dengan Forkompimda di Meranti terkait karhutla

Jumat, 26 Februari 2021 14:39

Dilantik Jadi Bupati, Adil Janjikan Segera Laksanakan Visi Misi

Tentang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, UMKM, air bersih

Jumat, 26 Februari 2021 14:35

Syamsuar Pertegas Agar Bupati/Walikota Dilantik Jangan Sepelekan Karhutla

Ketiga daerah ini termasuk rawan Karhutla.