BERTUAHPOS — Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melalui Konsulat Cabang (KC) FSPMI Kuantan Singingi membuka program Beasiswa S1 Full untuk tahun akademik 2026. Program ini dikhususkan bagi anak kandung anggota FSPMI, dengan pendaftaran dimulai 1 Desember 2025 hingga Maret 2026. Tahun ini, kuota beasiswa hanya tersedia untuk satu orang penerima.
Ketua KC FSPMI Kuantan Singingi, Jon Hendri, menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk investasi jangka panjang organisasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia pekerja. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi penting untuk memperkuat posisi pekerja di masa depan, baik dalam dunia kerja maupun dalam perjuangan advokasi ketenagakerjaan.
“FSPMI tidak hanya memperjuangkan hak pekerja hari ini, tetapi juga mempersiapkan generasi penerus yang mampu menjadi penggerak perubahan. Beasiswa ini adalah bentuk nyata dari komitmen tersebut,” ujar Jon Hendri.
Beasiswa FSPMI Kuansing hanya berlaku untuk mahasiswa yang memilih Fakultas Hukum atau Fakultas Ekonomi. Kedua bidang ini dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan serikat pekerja dalam perjuangan hubungan industrial.
Khusus untuk jurusan S1 Hukum, FSPMI Kuansing membuka peluang tambahan berupa potensi rekomendasi organisasi bagi lulusan terbaik sebagai calon Hakim Adhoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Jon Hendri menjelaskan bahwa jalur ini hanya bisa diakses melalui rekomendasi serikat pekerja dan menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi penerima beasiswa.
Selain mendapat pendanaan penuh hingga lulus, peserta beasiswa diarahkan untuk berperan aktif dalam organisasi setelah tamat. FSPMI berharap penerima beasiswa dapat berkontribusi dalam advokasi, pengembangan SDM, serta penguatan kapasitas organisasi di bidang hubungan industrial.
Proses pendaftaran dilakukan melalui Sekretariat KC FSPMI Kuantan Singingi. Informasi lengkap dapat diperoleh melalui kontak resmi FSPMI di nomor 0812-7516-2642 atau 0852-7162-8681. Jon Hendri mengajak seluruh anggota memanfaatkan kesempatan istimewa tersebut.
“Ini bukan sekadar beasiswa, tetapi jalan menuju masa depan yang lebih berdaya bagi anak-anak pekerja. FSPMI ingin membentuk generasi yang cerdas, mandiri, dan siap memperjuangkan kepentingan pekerja Indonesia,” tegasnya.*** (Pedri)








